Rusia blokir platform game Roblox karena ‘konten tidak pantas’ memicu picu protes warga di Tomsk, Siberia. (Foto: Engadget)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Keengganan YouTube dan Roblox untuk segera mematuhi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 (PP Tunas) terkait pelindungan anak di ruang digital menuai sorotan tajam. Pengamat telekomunikasi menilai penundaan kepatuhan ini secara langsung mengorbankan keselamatan jutaan anak Indonesia.
Pakar IT sekaligus Direktur Eksekutif Information and Communication Technology (ICT) Institute, Heru Sutadi, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap regulasi tersebut adalah kewajiban mutlak. Aturan pelaksana PP Tunas memaksa platform untuk mengintegrasikan sistem pelindungan anak sejak tahap rancangan (desain) awal hingga operasional layanan berjalan.
“Kepatuhan Roblox dan YouTube sangat penting. Sebab sesuai regulasi, setiap platform yang dapat diakses anak wajib menyediakan verifikasi usia, batasan umur, serta mekanisme pelaporan konten,” ujar Heru saat dihubungi, Rabu (22/4/2026).
Risiko Fatal Tanpa Moderasi
Heru mengingatkan bahwa YouTube dan Roblox adalah platform berisiko tinggi karena memiliki basis pengguna anak dan remaja yang sangat masif di Indonesia.
Tanpa kepatuhan hukum, fitur keamanan esensial seperti moderasi konten dan kontrol pengawasan orang tua (parental control) menjadi tidak optimal.
Kondisi tersebut akan membiarkan anak-anak berisiko tinggi terpapar konten kekerasan, pornografi, interaksi dengan pihak tak dikenal (predator digital), hingga eksploitasi komersial dan kecanduan akut.
“Regulasi ini menempatkan kepentingan terbaik anak di atas kepentingan komersial. Jika aturan ditegakkan konsisten, ini bisa menjadi leverage (daya ungkit) agar platform global memberikan perlindungan setara dengan yurisdiksi negara lain yang lebih ketat,” urai Heru.
Sebagai informasi, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa dari delapan platform sasaran tahap awal, hanya Roblox dan YouTube yang dinyatakan gagal mematuhi aturan pembatasan akses pengguna di bawah 16 tahun.
Sementara itu, enam platform lainnya, yakni X, Bigo Live, Instagram, Facebook, Threads, dan TikTok, telah dinyatakan patuh sepenuhnya dan menyesuaikan sistem mereka dengan hukum yang berlaku di Tanah Air.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.














