Dampingi Presiden di PBB, Menko Zulhas: Indonesia Tampil Jadi Solusi Pangan Dunia

Dampingi Presiden di PBB, Menko Zulhas: Indonesia Tampil Jadi Solusi Pangan Dunia

Ikhsan Medium.jpeg

Kamis, 25 September 2025 – 18:13 WIB

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam penyampaian pidato pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 di New York, AS. (Foto: Instagram/@zul.hasan)

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam penyampaian pidato pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 di New York, AS. (Foto: Instagram/@zul.hasan)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Indonesia kembali unjuk gigi di panggung dunia. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengaku bangga bisa mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 di New York, AS. Kehadiran delegasi Indonesia kali ini disebut Menko Zulhas sebagai momen bersejarah yang menegaskan posisi Indonesia di level tertinggi forum internasional.

“Saya merasa terhormat menjadi bagian dari delegasi menteri yang mendampingi langsung Presiden Prabowo,” ujar Menko Zulhas. Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pidato visioner Presiden Prabowo yang dinilainya sangat kuat dan menyoroti berbagai isu global, mulai dari perdamaian, perubahan iklim, hingga krisis pangan.

Khusus di sektor pangan, Menko Zulhas menilai pidato Presiden Prabowo sangat relevan dengan agenda Pangan Berdaulat yang diusung pemerintah. Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk menjadi bagian dari solusi tantangan global. “Dunia harus bekerja sama agar setiap negara punya akses adil terhadap pangan,” jelas Menko Zulhas, menggemakan pesan Presiden.

Pada pidatonya di Sidang Umum PBB, Selasa (23/9/2025), Presiden Prabowo membeberkan pencapaian gemilang Indonesia dalam program swasembada pangan. Ia dengan bangga menyatakan bahwa tahun ini Indonesia mencatat produksi beras dan cadangan gabah tertinggi dalam sejarah. Pencapaian ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata keberhasilan program yang bertujuan mengamankan kedaulatan pangan nasional.

Lebih lanjut, Prabowo menyatakan optimisme bahwa Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia dalam beberapa tahun mendatang. Keyakinan ini diperkuat oleh fakta bahwa Indonesia kini sudah mampu mengekspor beras ke negara lain yang membutuhkan.

Presiden bahkan menyebut Palestina sebagai salah satu negara yang menerima bantuan beras dari Indonesia. “Kami sekarang sudah swasembada beras, dan kami mulai mengekspor beras ke negara-negara lain yang membutuhkan, termasuk menyediakan beras untuk Palestina,” tegas Prabowo.

Menko Zulhas menilai pidato Presiden Prabowo di PBB menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang mendorong reformasi tata kelola dunia yang lebih adil dan inklusif. Selain itu, pidato Presiden juga meneguhkan posisi Indonesia sebagai pelopor ketahanan pangan dunia.

“Pesan Presiden sejalan dengan agenda Pangan Berdaulat sesuai Asta Cita yang terus pemerintah dorong. Dunia harus bekerja sama agar setiap negara punya akses adil terhadap pangan,” jelasnya.

Langkah ini menunjukkan bahwa ketersediaan pangan tidak hanya menjadi urusan dagang, tetapi juga alat diplomasi kemanusiaan yang kuat. Dengan pencapaian ini, Indonesia tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga memainkan peran penting dalam membantu negara-negara yang dilanda krisis.

Di mata Menko Zulhas, ini adalah bukti nyata bahwa Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto siap menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton di panggung dunia.

Topik
Komentar

Visited 2 times, 1 visit(s) today