Djony Bunarto Tjondro: Kolaborasi di Kampung Berseri Astra Les Wujudkan Ekonomi Berkelanjutan

Djony Bunarto Tjondro: Kolaborasi di Kampung Berseri Astra Les Wujudkan Ekonomi Berkelanjutan

Nebby Medium.jpeg

Rabu, 12 November 2025 – 18:43 WIB

Warga Kampung Berseri Astra Les memproduksi garam palungan di pesisir Bali Utara. Melalui pendampingan Astra, tradisi turun-temurun ini kini berkembang menjadi produk unggulan desa dan sumber penghidupan berkelanjutan bagi masyarakat. (Foto: Dok Astra).

Warga Kampung Berseri Astra Les memproduksi garam palungan di pesisir Bali Utara. Melalui pendampingan Astra, tradisi turun-temurun ini kini berkembang menjadi produk unggulan desa dan sumber penghidupan berkelanjutan bagi masyarakat. (Foto: Dok Astra).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro menegaskan, keberhasilan pembangunan berkelanjutan di Indonesia bergantung pada kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha. Melalui inisiatif Kampung Berseri Astra (KBA) Les di Kabupaten Buleleng, Bali Utara, Astra menghadirkan model sinergi yang menggabungkan kearifan lokal, pelestarian lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Bagi Astra, pembangunan berkelanjutan berawal dari kolaborasi yang menghormati kearifan lokal. Melalui program Kampung Berseri Astra Les, kami ingin menunjukkan bahwa kesejahteraan masyarakat dapat tercapai tanpa harus meninggalkan nilai-nilai budaya dan kelestarian alam,” ujar Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro.

Kampung Berseri Astra Les merupakan desa pesisir yang berhasil mengelola potensi alam dan tradisi sebagai sumber penghidupan. Desa ini memanfaatkan bentang alam yang subur, kawasan perbukitan, serta garis pantai panjang untuk mendukung kegiatan pertanian, perikanan, hingga produksi garam palungan, produk unggulan yang menjadi ikon ekonomi lokal sekaligus simbol pelestarian tradisi.

Garam palungan Les diproduksi secara alami menggunakan batang kelapa dan sinar matahari tanpa bahan tambahan. Dalam satu musim kemarau, masyarakat dapat menghasilkan dua hingga tiga ton garam yang kini dipasarkan melalui BUMDes Giri Segara ke berbagai daerah, termasuk Pulau Jawa dan Batam.

“Kami bekerja mengikuti ritme alam. Gunung memberi, laut menerima. Dari proses itu lahir garam yang lembut, gurih, dan membawa berkah bagi keluarga kami,” ujar Penggerak Kampung Berseri Astra Les, Nyoman Nadiana.

Sejak 2018, Astra mendampingi masyarakat Les melalui berbagai pelatihan, seperti kewirausahaan, digital marketing, pengemasan produk, serta pengelolaan homestay wisata. Perusahaan juga membantu peningkatan infrastruktur desa, termasuk perbaikan jalur menuju Air Terjun Les dan penguatan kapasitas pengelola homestay agar pariwisata berbasis komunitas dapat berkembang tanpa kehilangan karakter tenang dan bersih desa tersebut.

Hingga kini, Astra telah menyelenggarakan lebih dari 10 pelatihan kewirausahaan, memberikan peralatan produksi garam, serta mendukung promosi produk melalui BUMDes Giri Segara. Pendampingan ini menjadikan masyarakat Les semakin siap menyambut wisatawan sambil menjaga jati diri dan kearifan lokal.

Kampung Berseri Astra Les juga dikenal dengan Air Terjun Les setinggi hampir 30 meter yang dikelilingi hutan tropis dan jalur trekking alami. Di pesisirnya, pengunjung dapat menyaksikan proses pembuatan garam atau aktivitas nelayan tradisional. Saat ini terdapat lebih dari 20 homestay yang dikelola warga, membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa.

Atas konsistensinya menjaga budaya dan lingkungan, Kampung Berseri Astra Les meraih Juara Umum Desa Wisata Terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Penghargaan ini menegaskan bahwa desa kecil pun dapat menjadi contoh pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat.

Keberhasilan masyarakat Les menjaga tradisi dan menggerakkan ekonomi lokal tidak terlepas dari pendampingan berkelanjutan Astra. Melalui kerja sama ini, Astra menjadi mitra masyarakat dalam memperkuat potensi desa tanpa mengubah karakter aslinya.

Astra merupakan salah satu perusahaan publik terbesar di Indonesia dengan 302 anak perusahaan, ventura bersama, dan entitas asosiasi, serta didukung lebih dari 190.000 karyawan. Melalui empat pilar kontribusi sosial—kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan—serta sembilan yayasan, Astra terus mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan kesejahteraan masyarakat.

Semangat kolaborasi yang diwujudkan di Kampung Berseri Astra Les sejalan dengan cita-cita Astra untuk “sejahtera bersama bangsa” dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.
 

Topik
Komentar

Visited 3 times, 1 visit(s) today