‘Drama’ Artis 2025: Ketika Popularitas di Atas Keteladanan

‘Drama’ Artis 2025: Ketika Popularitas di Atas Keteladanan

Sepanjang waktu, gaya hidup glamor artis tak hanya memancing decak kagum, tetapi juga kerap memicu kegaduhan yang menyita perhatian. 
Gemerlap dunia hiburan menjanjikan popularitas dan kemewahan instan, namun sorotan berlebih justru malah menjadi bumerang.

Sepanjang 2025 masyarakat terus dikejutkan dengan beragam permasalahan yang menerpa artis atau publik figur melalui pemberitaan di layar televisi maupun media sosial.

Salah satu kasus yang kerap menjerat artis, bahkan menjadi momok hingga kini adalah narkoba. Ya, kehidupan selebritas seakan tak pernah jauh dari narkoba. Bahkan setiap tahun selalu saja ada yang terjerat, hingga berurusan dengan polisi.

Padahal publik figur semestinya menjadi sosok yang dianggap sebagai panutan, terutama bagi pemuja atau fans. Tapi kenyataan yang ada justru malah sebaliknya, meski tidak semua.

Menjadi figur publik memang memiliki risiko yang tak bisa dihindari. Mulai dari tekanan pekerjaan, sosial yang terkadang ditambah dengan masalah keluarga, maupun masalah-masalah lain yang mengganggu kehidupannya.

Banyak selebritas yang memiliki etos kerja dan dorongan untuk sukses, namun ketika mendapat kritik sosial karena penampilan, tuntutan eksistensi atau cara pandang dapat mendorong untuk melampiaskan ke narkoba.

Lingkungan pergaulan juga tak kalah berpengaruh pada keputusan seseorang untuk mencoba-coba barang haram. Biasanya bermula dari coba-coba lantaran masalah yang dihadapi cukup besar, dorongan mengonsumsi narkoba pun menjadi besar.

Ditambah lagi, dengan kondisi keuangan yang cukup, bahkan berlebih tentunya mendapatkan narkoba sangatlah mudah. Mengutip Discoverymood, ketenaran dan kekayaan selebriti akan mengaktifkan zat dopamin atau kesenangan otak.

Kondisi seperti inilah yang mengakibatkan seseorang kecanduan narkoba. Bahkan banyak yang menyebut, pengedar narkoba kerap memanfaatkan para artis sebagai influencer dengan massa tersendiri dan menguntungkan bagi pasar.

“Kita tidak bisa melihat dari satu sisi, mungkin karena mereka publik figur dituntut untuk selalu tampil sempurna, sehingga ada tekanan-tekanan psiklogis,” ujar Psikolog Klinis Dewasa, Indah Sulistyorini kepada Inilah.com.

Menurutnya, faktor gaya hidup menjadi yang utama. Ditambah lagi dengan lingkungan yang menganggap lumrah dengan pemandangan penggunaan obat-obatan terlarang.

“Memang tidak ada manusia yang sempurna. Orang yang populer itu tidak selalu selamanya orang yang memiliki keteladanan”. 

Artis dan Narkoba

Faris RM

Kasus narkoba yang menyeret artis tahun ini dibuka oleh Fariz RM. Pelantun lagu Sakura itu ditangkap Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan di kawasan Bandung, Jawa Barat, pada 18 Februari 2025. Barang bukti yang disita yakni narkoba jenis ganja dan sabu.

Penangkapan Fariz RM terkait kasus narkoba ini menjadi yang keempat kalinya. Sebelumnya ia pernah ditangkap pada 2008, 2014, 2018 dan 2025 dengan barang bukti yang sama yakni ganja.

post-cover

Tahun ini artis bernama lengkap Fariz Roestam Munaf itu menjalani persidangan pada 11 September 2025 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Menjatuhkan pidana Fariz RM dengan pidana 10 bulan penjara dan pidana denda Rp800 juta,” kata Hakim Lusiana Amping dalam sidang pembacaan vonis kasus itu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025).

Fariz juga dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana melawan hukum memiliki narkotika golongan satu berupa tanaman ganja dan sehingga didenda sebesar Rp800 juta.

Fachri Albar 

Selanjutnya, pada 20 April 2025, giliran Fachri Albar yang ditangkap Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat atas kasus narkoba.

Pemain film Pengabdi Setan tersebut ditangkap di kediamannya di bilangan Jakarta Selatan. Saat itu, ia ditangkap karena mengonsumsi sabu dan ganja.

post-cover

Pada Rabu (3/9/2025) Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat menjatuhkan hukuman rehabilitasi selama enam bulan karena menyalahgunakan narkoba golongan I.

Ammar Zoni

Kemudian pada Oktober 2025, Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat mengumumkan kabar yang mengejutkan bahwa Ammar Zoni menjadi salah satu tersangka dalam peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba.

Mantan suami Irish Bella tersebut diduga berperan sebagai pemegang dalam mengendalikan sabu dan ganja sintetis (sinte) bersama sejumlah narapidana lain.

post-cover

Barang haram tersebut didapat Ammar Zoni dari seseorang di luar rutan untuk selanjutnya diedarkan di dalam rutan.

Bahkan Ammar Zoni terpaksa harus dipindah ke Nusakambangan dan hingga saat ini kasusnya masih terus berjalan di persidangan yang dilakukan secara daring.

Ini adalah kali keempat Ammar Zoni terseret kasus narkoba. Terakhir, ia diamankan Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat pada Desember 2023 dan divonis 4 tahun penjara.

Sebelumnya, ia juga pernah ditangkap di sebuah apartemen di kawasan Serpong, Tangerang Selatan dengan barang bukti sabu dan ganja.

Onad

Mantan vokalis Killing Me Inside, Onadio Leonardo atau biasa disapa Onad ditangkap polisi atas kasus penyalahgunaan narkoba. Artis yang tengah naik daun itu ditangkap bersama istrinya, Beby Prisilia di perumahan Trevista West Rempoa, Tangerang Selatan, Banten.

post-cover

Kasus ini merupakan pengembangan dari penangkapan pertama di Tempat Kejadian Perkara (TKP) daerah Sunter, Tanjung Priok. Saat digeledah, polisi menemukan barang bukti, yakni satu lembar kertas (papir), satu plastik klip kecil berisi batang ganja, dan satu boks kecil dan tiga ponsel.

Kontroversi

Tak hanya narkoba, Inilah.com mencatat sederet artis yang kerap membuat gaduh dan terus mewarnai pemberitaan di media massa serta media sosial sepanjang 2025.

Nikita Mirzani

Nikita Mirzani menjadi salah satu artis yang cukup disorot tahun ini usai terjerat kasus hukum terkait kasus pemerasan dan pengancaman terhadap pengusaha produk kecantikan, Dr. Reza Gladys.

Sejak 4 Maret 2025 lalu, Nikita bahkan telah mendekam di penjara usai terbukti bersalah melakukan tindakan pemerasan terhadap dr. Reza Gladys senilai Rp4 miliar.

Sidang Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang digelar Selasa (9/12/2025) itu mengumumkan putusan Nikita Mirzani yang lebih berat dari yang awalnya 4 tahun menjadi 6 tahun penjara dengan denda Rp1 miliar.

post-cover

Kasus ini terbilang gaduh sepanjang 2025, karena ada saja yang dibuatnya selama persidangan berlangsung. Selain berpenampilan yang selalu menyita perhatian aat menjalai persidangan, Nikita juga beberapa kali membuat ulah saat menjalani sidang.

Mulai dari melakukan perbuatan tidak sopan di ruang sidang seperti meledek jaksa serta tertawa-tawa kecil dan cekikikan, hingga joget-joget velocity di ruang sidang.

Tentu saja apa yang dilakukannya di ruang pengadilan tidak patut dicontoh. Karena ruang sidang adalah tempat yang sakral untuk menegakkan hukum dan keadilan, dan harus dihormati oleh semua orang yang hadir.

Moralitas

Moralitas publik figur selalu menjadi fenomena paling menarik dimanapun mereka berada. Para selebritas atau artis biasanya diperlakukan sebagai examplary center, atau pusat yang penuh teladan.

Karena biasanya kita sering meneladani publik figur dari aspek pikiran, sikap, maupun perbuatan. Namun sayang, sosok keteladanan tak semanis apa yang dibayangkan.

Ridwan Kamil

Nama Ridwan Kamil masuk dalam jajaran artis lantaran dirinya juga beberapa kali membintangi film layar lebar serta sinetron.

Salah satunya adalah film ‘Dilan 1990 & Dilan 1991’ yang berperan sebagai guru di sebuah sekolah menengah atas (SMA) di Bandung, Jawa Barat. 

post-cover

Ya, Kang emil, sapaan akrabnya, memang selalu tampil di mata publik sebagai sosok pintar, ramah, dan dekat dengan masyarakat.

Maka tak heran jika dirinya kerap memerankan sosok ayah, pengajar, pejabat, atau akademisi. Namun tahun 2025 ini, semua kebaikan dan keramahan yang pernah ditonjolkan itu sirna.

Maret 2025 ini, publik dihebohkan oleh pengakuan mantan model dewasa bernama Lisa Mariana yang membongkar skandal hubungan gelapnya dengan mantan Gubernur Jawa Barat tersebut.

Melalui unggahan di media sosialnya, Lisa mengungkapkan dirinya memiliki anak dari hasil perselingkuhannya dengan Ridwan Kamil.

post-cover

Kasus tersebut sempat menghebohkan dunia hiburan Tanah Air hingga trending selama berhari-hari. Bahkan keduanya sempat menjalani tes DNA untuk mencari tahu siapa ayah dari anak tersebut. Hingga pada akhirnya, Ridwan Kamil digugat cerai oleh sang istri, Atalia Praratya.

Popularitas Vs Keteladanan

Sejatinya mereka yang kerap muncul di layar televisi menjadi teladan bagi masyarakat. Bukan malah menjadikan dirinya tontonan negatif terutama bagi anak-anak terutama yang beranjak remaja.

Mereka akan mengalami kebingungan sistem, karena pada dasarnya orang yang tampil di publik itu dapat memberikan tidak hanya hiburan atau peran-peran yang dia tampilkan, tapi juga contoh atau keteladanan.

Karena itu orang tua menjadi peran penting dalam membatasi anak-anaknya dalam bergaul. Sehingga tidak terjerumus atau ikut-ikutan seperti artis yang dipuja hanya mengandalkan popularitas.

“Jadi harus dibedakan antara popularitas dan keteladanan. Kita harus tetap menyampaikan kepada anak-anak, karena biar bagaimana kita tetap bisa bersikap kritis.yang positif, dan meninggalkan hal yang negatif,” jelas Indah Sulistyorini.

Menurutnya, tetap harus ada batasan bagi anak-anak agar bisa membedakan mana yang baik dan buruk. Karena anak-anak juga harus mendapat edukasi di tengah popularitas artis yang dipuja.

“Jadi bisa dilihat sebagai semacam hikmah. Kalau orang bertindak seperti ini maka ada konsekuensinya lho. Jadi itu juga bisa dijadikan momentum edukasi untuk bersikap lebih kritis, berempati, serta juga memiliki tanggung jawab moral atau sosial pada anak dan remaja,” tambahnya.

(Rizki Aslendra)

Visited 2 times, 1 visit(s) today