Eno NTRL Kenang Video Call Terakhir dengan Trisno Pas Band: Miss U Kang Bro

Eno NTRL Kenang Video Call Terakhir dengan Trisno Pas Band: Miss U Kang Bro

Dunia musik Indonesia kembali kehilangan salah satu musisi terbaiknya. Bassist Pas Band, Bambang Sutrisno atau yang akrab disapa Trisno, meninggal dunia, Sabtu (1/8/2026) di RS Hermina Bandung dalam usia 56 tahun.

Kabar duka tersebut diumumkan oleh rekan satu bandnya, Sandy Andarusman, melalui akun Instagram pribadinya @sandypasband_. Dalam unggahannya, Sandy menyebut Trisno mengembuskan napas terakhir pada pukul 14.30 WIB.

“Innalillahi wainnailaihi rojiun… Telah berpulang ke Rahmatullah saudara kami, bassist kami @tris_noize jam 14.30 hari ini, 1 Agustus 2026,” tulis Sandy.

Ia juga mengajak sahabat, penggemar, dan masyarakat untuk mendoakan almarhum serta memaafkan segala kesalahan semasa hidupnya. Rencananya, Trisno dimakamkan di Bandung pada Minggu pagi.

Eno NTRL Unggah Kondisi Terakhir Trisno

Sehari yang lalu, drummer NTRL, Eno, rupanya sempat membagikan momen yang kini menjadi kenangan terakhir bersama Trisno. Lewat akun Instagram pribadinya @eno_ntrl, ia mengunggah potret saat melakukan video call dengan sang bassist yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

Eno saat itu meminta doa dari para pengikutnya agar kondisi Trisno segera membaik dan bisa kembali berkarya bersama dunia musik yang sangat dicintainya.

“Mohon doanya buat sahabat, saudara, kang bro kita yg sedang berjuang untuk kesehatannya @tris_noize agar lekas pulih dan bisa berkarya kembali di dunia musik,” tulis Eno.

Tak hanya itu, Eno juga mengenang sosok Trisno sebagai salah satu musisi yang paling berpengaruh dalam perjalanan kariernya sejak masih bersama Netral.

“Kang bro adalah salah satu panutan musisiku sejak awal karier gue di Netral. Dia yang selalu memberi semangat untuk menjadi yang terbaik dalam segala hal. Cepat sembuh ya kang bro biar bisa ngebass lagi, main ke rumah lihat-lihat koleksi bokap lagi. Miss u kang bro,” ungkapnya.

Unggahan tersebut kini dipenuhi komentar belasungkawa dari para musisi dan penggemar yang ikut merasa kehilangan.

Kondisi Trisno Terus Menurun, Jalani Cuci Darah hingga Persiapan Transplantasi Ginjal

Di balik semangat yang selalu ditunjukkannya, Trisno ternyata telah cukup lama berjuang melawan penyakit serius. Kondisi kesehatannya disebut terus menurun dalam beberapa tahun terakhir.

Sandy sebelumnya pernah menceritakan bahwa perubahan fisik Trisno mulai terlihat jelas. Berat badannya turun drastis dan kedua kakinya mengalami pembengkakan. Meski begitu, Trisno dikenal sebagai sosok yang santai sehingga sempat menunda pemeriksaan medis dan tetap beraktivitas seperti biasa.

Belakangan diketahui bahwa bassist Pas Band itu mengidap gagal ginjal sehingga harus menjalani cuci darah secara rutin. Di tengah proses pengobatan tersebut, dokter juga menemukan adanya sumbatan darah di otak yang meningkatkan risiko stroke.

Kondisinya pun semakin kritis hingga keluarga dan tim medis menyiapkan langkah lanjutan berupa kemungkinan transplantasi ginjal. Namun, perjuangan Trisno harus berakhir pada Sabtu siang.

Kepergian Trisno meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan-rekan musisi, dan para penggemar. Sosoknya akan selalu dikenang sebagai bassist berkarakter kuat yang telah memberi warna bagi perjalanan musik rock Indonesia bersama Pas Band.

Visited 1 times, 1 visit(s) today