Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersiap mengikuti rapat kerja bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/9/2025). (Foto: Antara Foto/Rivan Awal Lingga/tom).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan tidak berniat menggunakan anggaran negara (APBN) untuk mendanai pembangunan family office di Bali. Pernyataan itu disampaikannya ketika ditanya wartawan setelah pertemuan dengan investor di kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu, Jakarta, Senin (13/10/2025).
“Anggaran nggak akan saya alihkan ke sana,” kata Purbaya.
Purbaya menyebut dirinya telah mendengar rencana pembangunan family office yang diusulkan oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan. Namun, ia menegaskan bahwa ia tidak akan mencampuri proses tersebut.
Ia mengaku belum memahami konsep detailnya dan belum pernah melihat rancangan resmi dari rencana tersebut.
“Saya belum terlalu mengerti konsepnya walaupun Pak Ketua DEN sering bicara. Tapi, saya belum pernah lihat konsepnya, jadi saya nggak bisa jawab,” tambahnya.
Soal pengelolaan APBN, Purbaya menegaskan bahwa fokusnya adalah menyalurkan anggaran secara tepat waktu dan tepat sasaran, dengan upaya meminimalkan kebocoran.
“Kalau mau (buat family office), saya doakan,” tutur Purbaya.
Rencana DEN yang dimaksud adalah pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pusat Keuangan dan Family Office di Bali. Tujuannya adalah menarik investasi asing masuk ke Indonesia melalui mekanisme family office dan KEK keuangan.
Luhut menyebut bahwa investor memiliki peluang menjadi co-investor bersama Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) dan Indonesia Investment Authority (INA). Menurutnya, strategi serupa telah berhasil diterapkan di Abu Dhabi, Dubai, Hong Kong, dan Singapura.
DEN mempertimbangkan Bali sebagai lokasi ideal untuk KEK Keuangan dan Family Office karena reputasinya sebagai lokasi kerja dan investasi global, serta sebagai salah satu kandidat wilayah Indonesia Financial Centre (IFC).











