Negosiasi kontrak antara FC Twente dan Mees Hilgers kembali menemui jalan buntu. Pekan lalu, Twente sudah melayangkan tawaran baru kepada bek tengah 24 tahun tersebut, namun hingga kini tak ada respons. Pihak klub menyebut kubu Hilgers “tidak bersedia mengajukan kontra-proposal”, menandakan impasse masih berlanjut.
Direktur teknik Jan Streuer menyayangkan situasi ini.
“Sayang sekali. Kami tentu berharap ada kontra-proposal, tapi kalau pemain tidak menginginkannya ya berhenti di situ. Kami akan menunggu bursa transfer musim dingin dan melihat langkah berikutnya,” ujarnya.
Prioritas ke Pemain yang Berkomitmen
Meski pintu dialog disebut masih terbuka, Streuer mengindikasikan peluang Hilgers tampil lagi sangat kecil.
Twente memilih memprioritaskan pemain yang masa depannya sudah terikat di Enschede untuk beberapa tahun ke depan.
Dalam dua laga terakhir, posisi bek tengah justru diisi Ruud Nijstad (17), sementara Hilgers hanya berlatih bersama tim utama tanpa menit bermain kompetitif.
Latar Belakang: Nyaris Pergi, Kini Terpinggirkan
Kisah Hilgers sudah lama bergulir. Dengan kontrak yang kedaluwarsa tahun depan, sang pemain sempat bertekad hengkang pada musim panas lalu. Twente mengantisipasi dengan mendatangkan Robin Pröpper dan Stav Lemkin.
Namun, kepindahan Hilgers gagal terwujud, memunculkan situasi baru: klub menahan menit bermainnya sampai ada kepastian kontrak.
Kondisi ini membuat masa depan Hilgers di De Grolsch Veste kian samar. Tanpa kesepakatan baru, opsi yang paling realistis adalah dijual pada Januari atau menunggu kontraknya habis—sebuah skenario yang merugikan Twente dari sisi nilai ekonomi.














