Gal Gadot memastikan dirinya tidak akan kembali memerankan Wonder Woman dalam era baru DC Universe (DCU) di bawah kepemimpinan James Gunn.
Kepastian tersebut sekaligus menandai berakhirnya perjalanan Gadot sebagai Diana Prince, karakter yang telah ia perankan sejak 2016. Gadot menyampaikan hal itu saat mempromosikan film terbarunya, The Runner.
Dalam wawancara dengan Screen Rant pada Kamis (27/8/2026), Gadot mengaku belum pernah melakukan pembicaraan khusus dengan James Gunn maupun jajaran DC Studios terkait kemungkinan kembali mengenakan kostum Wonder Woman.
“Ini adalah karakter yang luar biasa dan sangat dicintai banyak orang,” kata Gal Gadot saat ditanya mengenai potensi dirinya kembali sebagai Wonder Woman.
“Jadi untuk siapa pun yang nantinya memerankan dia, saya berharap dia bisa menikmati perjalanan menakjubkan ini. Saya sangat bersyukur pernah diberi kesempatan untuk menjadi sosok tersebut,” tegasnya.
Gadot mengatakan, pembicaraan besar terakhir mengenai kelanjutan perannya sebagai Wonder Woman terjadi beberapa tahun lalu, ketika proyek film ketiga Wonder Woman masih diupayakan.
Namun, setelah terjadi perombakan besar-besaran di tubuh DC Studios, Gadot mengaku tidak lagi mendapat komunikasi mengenai kelanjutan waralaba tersebut.
Pernyataan itu sekaligus memperjelas teka-teki mengenai masa depan Gadot di DCU setelah dirinya sempat tampil dalam Shazam! Fury of the Gods dan The Flash.
Di sisi lain, DC Studios kini tengah menyiapkan versi baru Wonder Woman. Proyek tersebut dikembangkan sebagai bagian dari DCU era baru dan telah melibatkan penulis naskah Ana Nogueira.
Gadot pertama kali tampil sebagai Wonder Woman dalam Batman v Superman: Dawn of Justice (2016) arahan Zack Snyder. Penampilannya kemudian berlanjut lewat dua film solo Wonder Woman serta Justice League.
Perannya sebagai Diana Prince membuat Gadot identik dengan karakter tersebut dan menjadikannya salah satu sosok ikonik dalam era modern film superhero.










