Ferry Juliantono dilantik jadi Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie. Amanat baru ini akan dia balas dengan kinerja moncer, langkah pertama yang bakal dilakukan adalah mengebut pembentukan Undang-Undang (UU) soal Sistem Perkoperasian Nasional.
Ia menjelaskan kebijakan tersebut bakal menggantikan UU Nomor 25 tahun 1992 yang dinilai sudah terlalu lama dan perlu perbaikan.
“Secepat mungkin kita akan melahirkan Undang-Undang Sistem Perkoperasian Nasional sebagai Undang-Undang baru untuk menggantikan Nomor 25 tahun 92 yang lalu,” kata Ferry dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Senin (8/9/2025).
Ferry juga mengungkap akan langsung melanjutkan program Koperasi Desa Merah Putih. Di mana, program tersebut merupakan salah satu yang diunggulkan dalam pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
“Koperasi Desa Merah Putih tentu akan menjadi program prioritas Kementerian Koperasi karena itu juga menjadi program unggulan presiden,” jelasnya.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik empat menteri dan satu wakil menteri untuk mengabdi di Kabinet Merah Putih (KMP) pada sore ini di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025).
Pelantikan ini turut dihadiri oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka beserta jajaran menteri KMP lainnya. Purbaya Yudhi Sadewa, sebelumnya Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), menggantikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan.
Mukhtaruddin, anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, dilantik menjadi Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Fery Juliantono, yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Koperasi, kini resmi menjadi Menteri Koperasi (Menkop).
Moch Irfan Yusuf dipercaya sebagai Menteri Haji dan Umroh, kementerian baru yang dibentuk oleh Presiden RI Prabowo. Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umroh.














