Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Inilah.com/Clara Anna).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut, penerbitan Panda Bond mendapat peringkat triple A dari lembaga pemeringkat China, Lianhe Credit Rating.
Adapun, surat utang berdenominasi renminbi itu, ditargetkan meraup dana cash sebesar 1 miliar dolar AS. Saat ditanya peluncuran Panda Bond pada hari ini, Purbaya mengaku belum mendapatkan informasi terbaru, terkait jumlah investasi yang masuk.
“Belum dapat informasinya, Panda Bond. Hari ini, apa besok gitu, saya belum tahu. Tapi yang jelas peringkatnya triple A, itu sudah enggak bohong. Anda bisa lihat di sana seperti itu, memang triple A, rata kanan jadinya,” ujar Purbaya kepada wartawan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Capaian peringkat tersebut, menurut Purbaya, menjadi sinyal positif bagi persepsi investor terhadap perekonomian Indonesia. Dia mengatakan, hasil tersebut didapatkan dari kebijakan fiskal pemerintah yang dijalankan secara hati-hati.
“Bagus, itu menunjukkan bahwa kebijakan Pak Prabowo mengendalikan fiskal benar. Nggak ada yang seperti orang-orang bilang brutal segala macam, nggak. Memang prudent dan hati-hati dengan dampak yang cukup baik ke ekonomi,” kata dia.
Purbaya menyebut, keberhasilan Panda Bond dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional menjadi lebih cepat. “Yang saya tahu yakin semester kedua, triwulan ketiga, triwulan keempat akan tumbuh lebih cepat lagi karena kita pastikan cukup uang di sistem perekonomian untuk mendorong ekonomi,” tuturnya.
Informasi saja, Purbaya mengumumkan penerbitan Panda Bond pada Kamis (23/7), optimistis mampu meraup target emisi sebesar 1 miliar dolar AS. “Rencana issuance ini 23 Juli. Targetnya 1 miliar dolar AS. Walaupun mungkin offering atau bid-nya besar sekali, kita batasi dulu 1 miliar dolar AS. Nanti beberapa bulan kemudian, kita issuance lagi dalam jumlah yang lebih besar,” ujar Purbaya.
Purbaya mengatakan, penerbitan Panda Bond didukung sejumlah institusi keuangan terbesar di China. Bank of China bertindak sebagai lead underwriter. Sedangkan, ICBC, CITIC, CICC, dan DBS menjadi joint lead bookrunner.
Selain itu, Agricultural Bank of China (ABC), China Construction Bank (CCB), serta China Exim Bank ikut bergabung sebagai co-manager.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













