Gubernur Sulsel Kukuhkan Kepala BPKP Baru, Ajak Kawal Program Asta Cita dan Pembangunan Daerah

Gubernur Sulsel Kukuhkan Kepala BPKP Baru, Ajak Kawal Program Asta Cita dan Pembangunan Daerah

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengukuhkan Mardiyanto Arif Rakhmadi sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Selatan di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jumat (19/6/2026).

Prosesi pengukuhan turut dihadiri Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah (PPKD) BPKP Setya Nugraha, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Sudirman membacakan langsung surat keputusan pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel yang baru.

“Dengan ini secara resmi mengukuhkan saudara Mardiyanto Arif Rakhmadi sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Selatan,” kata Andi Sudirman.

Ia menyatakan keyakinannya bahwa Mardiyanto mampu menjalankan amanah dan tanggung jawab yang diberikan dengan baik.

“Saya percaya bahwa saudara dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh tanggung jawab,” lanjutnya.

Gubernur Sulsel juga menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Mardiyanto Arif Rakhmadi. Ia berharap hubungan kerja sama yang selama ini terjalin antara BPKP dan pemerintah daerah dapat semakin diperkuat demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan efektif.

“Selamat datang dan selamat bertugas di Sulawesi Selatan. Semoga sinergi dan kerja sama yang telah terbangun dapat terus berlanjut dalam perbaikan tata kelola pemerintahan menuju arah yang lebih baik,” ujarnya.

Menurut Andi Sudirman, pengawasan yang kuat dan kolaborasi antarlembaga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulsel, pemerintah kabupaten dan kota, BPKP, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kejaksaan, serta TNI-Polri dalam mengawal berbagai agenda pembangunan strategis.

Kolaborasi tersebut, kata dia, diperlukan untuk mendukung efektivitas penggunaan anggaran, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Selatan.

“Paling penting bagaimana kita semua sama-sama mengawal program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto serta program strategis pemerintah daerah demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Dengan pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel yang baru, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap fungsi pengawasan internal pemerintah semakin optimal dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan nasional dan daerah secara akuntabel serta berorientasi pada hasil.

Visited 2 times, 2 visit(s) today