Acara peluncuran GMW ORA 03 di Kawasan SCBD, Jakarta, Kamis (26/6/2025). (Foto: Inilah.com)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Great Wall Motor (GWM) Indonesia secara resmi telah memulai perakitan lokal (Completely Knocked Down/CKD) mobil listrik hatchback bergaya retro modern, ORA 03, di fasilitas Inchcape Manufacturing di Wanaherang, Bogor, per Senin, 24 November 2025.
Langkah ini menandai berakhirnya era ORA 03 yang diimpor utuh (Completely Built Up/CBU) dari Thailand. GWM kini mengklaim bahwa hatchback listrik bergaya unik tersebut telah menyandang status CKD dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang melampaui 40 persen. Capaian TKDN ini krusial untuk memenuhi syarat insentif pemerintah.
Dalam dunia otomotif, perakitan lokal (CKD) secara umum diikuti oleh penyesuaian harga —biasanya menjadi lebih rendah— berkat efisiensi produksi dan potensi insentif pajak yang lebih besar.
Spekulasi Harga Baru ORA 03: GWM Masih Kunci Mulut
Meskipun logika pasar mengarah pada penurunan harga, CEO Inchcape GWM Indonesia, Bagus Susanto, belum memberikan kepastian mutlak. Ia belum dapat mengonfirmasi apakah unit ORA 03 CKD, yang diagendakan mulai dijual pada tahun 2026, akan mengalami perubahan harga.
“Kami belum tahu nanti misalnya Januari 2026 harganya seperti apa, namun harga itu yang paling penting adalah yang bisa memenuhi ekspektasi konsumen,” ujar Bagus.
Meski demikian, Bagus memberikan isyarat kuat bahwa penyesuaian harga baru bukanlah hal yang mustahil untuk dilakukan.
Ia menjelaskan bahwa faktor penentu harga sangat kompleks dan dipengaruhi banyak variabel, termasuk BBN (Bea Balik Nama) dan NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor), serta insentif pajak dari pemerintah yang ditujukan untuk mendukung ekosistem elektrifikasi.
“Mengenai harga itu banyak faktornya… makanya ini juga menyesuaikan dengan insentif pemerintah, jadinya kita tak bisa menjawab soal harga ke depannya,” kata Bagus.
“Tetapi kami berusaha memberikan sesuai dengan ekspektasi masyarakat,” tambahnya diplomatis.
Sejak pengiriman perdana Agustus lalu, mobil listrik yang dibanderol di kisaran Rp370 jutaan (OTR Jakarta) ini telah terkirim sebanyak 192 unit kepada konsumen. Selain fokus pada produksi, GWM juga tengah gencar memperluas jaringannya dari sembilan menjadi 13 cabang diler di Indonesia.
Jagoan Retro-Modern Pesaing Binguo EV
ORA 03 hadir sebagai pesaing serius bagi Wuling Binguo EV dan mobil listrik hatchback lainnya. Mobil ini mengandalkan motor listrik Permanent Magnet Synchronous bertenaga 105 kW dan torsi puncak 210 Nm.
Sumber dayanya berasal dari baterai Lithium-iron Phosphate berkapasitas 47,8 kWh, yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 400 km berdasarkan siklus NEDC.
Mobil listrik ini memiliki dimensi yang proporsional dengan panjang 4.325mm, lebar 1.825mm, dan tinggi 1.596mm. Demi menjamin keselamatan pengendara dan penumpang, ORA 03 juga telah dilengkapi dengan fitur keselamatan modern ADAS (Advanced Driver Assistance Systems).
Status CKD ORA 03 di Bogor ini bukan hanya sekadar pemindahan pabrik, melainkan sinyal kuat bahwa GWM serius berinvestasi di Indonesia, sekaligus harapan bagi konsumen akan harga yang lebih terjangkau berkat kebijakan elektrifikasi pemerintah.













