Direktur Utama (Dirut) PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi (tengah) di Gedung KPK, Jakarta, Senin (10/3/2025). (Foto: ANTARA/ Fakhri Hermansyah/YU).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) didesak melakukan audit atas borosnya anggaran perjalanan dinas (perdin) direksi PT Pupuk Indonesia (Perseo). Karena. sang Direktur Utama (Dirut) Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi terpantau pernah memboyong keluarga saat tugas ke luar negeri.
”Misalnya, KPK meminta BPK melakukan audit investigasi terkait anggaran perjalanan dinas para direksi PT Pupuk Indonesia (Persero), khususnya dirutnya, kan bisa. Kemudian dibandingkan dengan kinerja perusahaan, kan bisa,” kata Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahardiansyah di Jakarta, dikutip Sabtu (18/10/2025)
Seharusnya, kata Trubus, direksi BUMN yang merasa gagal membesarkan perusahaan, memiliki rasa malu yang tinggi. Apalagi, sudah gagal membuat perusahaan untung, malah bikin anggaran perusahaan boros karena perjalanan dinasnya memboyong anak, istri bahkan asisten pribadinya.
“Lembaga penegak hukum seperti Kejagung atau KPK kan bisa menindaknya. Atau Kepolisian melakukan investigasi. Kan Pak Presiden Prabowo sudah jelas, meminta Kejagung, KPK dan penegak hukum ikut mengawasi BUMN,” ungkapnya.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Center of Budget Analisys (CBA), Uchok Sky Khadafi menyebut adanya informasi terkait perdin Rahmad Pribadi ke Thailand yang memboyong anak dan istri.
Selain itu, Rahmad memboyong ajudan dan staf pribadinya. “Kita pertanyakan kinerja komisaris Pupuk Indonesia selak pengawas direksi Pupuk Indonesia. Kecolongan mereka,” kata Uchok, Jakarta, Kamis (16/10/2025).
Uchok menyindir keberadaan istri Dirut Pupuk Indonesia, yakni Kuntari Laksmitadewi Wahyuningdyah yang diduga kerap mendampingi suami saat tugas ke luar negeri. Memperkuat dugaan adanya hak istimewa yang mencederai prinsip good corporate governance (GCG). Selain itu, status Kuntari adalah karyawan
“Kalau statusnya masih karyawan aktif dan sekaligus istri direksi, ini rawan benturan kepentingan. Apalagi perusahaan sedang turun kinerjanya. Harusnya manajemen fokus memperbaiki bisnis, bukan mengurus fasilitas keluarga,” lanjutnya.
Pada tahun itu, kinerja keuangan Pupuk Indonesia justru melempem. Laba bersih perusahaan pada 2023 mencapai Rp6,25 triliun. Terjun bebas hingga 66,2 persen ketimbang tahun sebelumnya yang mencapai Rp18,51 triliun.
Meski anjlok, direksi Pupuk Indonesia masih terhibur dengan peringkat 7 besar dari seluruh BUMN yang ada. Wajarlah, karena bisnis Pupuk Indonesia boleh dibilang monopoli untuk jenis pupuk subsidi yang dibutuhkan jutaan petani.
“Saya kira, seluruh direksi Pupuk Indonesia perlu dievaluasi, meski sudah ada pembenahan terkait perjalanan dinas. Itu kesalahan harusnya jadi catatan dalam evaluasi,” pungkasnya.
Tak hanya masalah perjalanan dinas yang boros di Pupuk Indonesia. Era Rahmad, Pupuk Indonesia pernah mengundang Band Samsons untuk acara internal. Tentu saja, biayanya mahal.
Pada 23 November 2023, Rahmad bersama istri terpantau sedang berfoto bersama Presiden Jokowi, saat meresmikan kawasan industri pupuk di Fakfak, Papua.
Sepanjang 2024, terdapat sejumlah perjalanan dinas yang diikuti Rahmad serta istrinya. Misalnya ke Bali pada Januari 2024, Brunei Darussalam lanjut ke Singapura pada Maret 2024. Kemudian ke Dubai pada April 2024.
Upaya menghubungi Pjs Sekretaris Perusahaan (Sekper) Pupuk Indonesia (Persero), Yehezkiel Adiperwira untuk konfirmasi, tidak mendapat respons. Hingga berita diturunkan, pertanyaan yang dikirim lewat aplikasi WhatsApp (WA), tak dijawab.
Sebelumnya, Yehezkiel bilang, Pupuk Indonesia telah menerapkan kebijakan baru terkait perjalanan dinas direksi. “Kebijakan perjalanan dinas dari Pupuk Indonesia ini, bertujuan untuk efisiensi dan profesionalisme,” kata Yehezkiel, Jakarta, Sabtu (27/9/2025).
Kebijakan itu, kata dia, merupakan arahan langsung dari Danantara Indonesia lewat surat bernomor: S-002/DI-ABP.1/IV/2025 yang telah disampaikan kepada seluruh anak usaha Pupuk Indonesia Group pada 24 April 2025.
Yehezkiel menjelaskan, Pupuk Indonesia telah meratifikasi arahan tersebut sejak awal 2025. Salah satu poin krusial yang diratifikasi adalah larangan membawa pasangan, saat perjalanan dinas ke luar negeri.
“Arahan pemegang saham untuk menerapkan prinsip efektivitas dan efisiensi dalam perjalanan dinas perusahaan pada tahun ini, telah diratifikasi Pupuk Indonesia, salah satunya dengan penegasan larangan membawa pasangan dalam perjalanan dinas luar negeri,” ungkapnya.














