Dunia tengah menjadi saksi kegagalan kemanusiaan terbesar abad ini. Selama lebih dari dua tahun, mesin perang Israel tak berhenti mencabik-cabik Jalur Gaza. Sebuah potret kebrutalan yang melampaui batas nalar manusia.
Angka yang Berdarah:
- 72.073 Syuhada: Nyawa yang terenggut, dengan ribuan lainnya masih tertimbun di bawah gunung reruntuhan.
- 171.749 Luka-luka: Mereka yang bertahan dengan cacat permanen dan trauma yang tak akan pernah sembuh.
Gencatan Senjata yang Khianat (Sejak 10 Oktober 2025):
Di atas kertas ada kesepakatan, namun di lapangan darah tetap mengalir. Hanya dalam hitungan bulan sejak ‘gencatan senjata’ disuarakan:
- 615 Nyawa Melayang.
- 1.651 Warga Terluka.
Hari ini, 2 juta jiwa masih merayap di pengungsian. Mereka terjebak dalam kerentanan ekstrem; lapar, haus, dan sakit, karena bantuan kemanusiaan sengaja dijepit oleh blokade.
Gaza bukan hanya sedang dihancurkan oleh peluru, tapi juga oleh pengabaian dunia internasional yang membiarkan kebrutalan ini terus berlanjut.
Sumber Data: Kementerian Kesehatan Palestina & Kantor Media Pemerintah Gaza (23 Februari 2026)














