IPK Naik Drastis, Ternyata Ini ‘Senjata’ Baru Pemuda Maluku dan Papua

IPK Naik Drastis, Ternyata Ini ‘Senjata’ Baru Pemuda Maluku dan Papua

Ibnu Medium.jpeg

Rabu, 1 Juli 2026 – 16:36 WIB

Eramet Indonesia dan Kitong Bisa Foundation meluluskan 41 mahasiswa Indonesia Timur dari Program Beasiswa Eramet Beyond dengan peningkatan akademik dan kepemimpinan yang signifikan. (Foto: Eramet)

Eramet Indonesia dan Kitong Bisa Foundation meluluskan 41 mahasiswa Indonesia Timur dari Program Beasiswa Eramet Beyond dengan peningkatan akademik dan kepemimpinan yang signifikan. (Foto: Eramet)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Eramet Indonesia bersama Kitong Bisa Foundation (KBF) resmi menutup rangkaian Program Beasiswa Eramet Beyond angkatan pertama. 

Sebanyak 41 mahasiswa dari wilayah Indonesia Timur dinyatakan lulus setelah mengikuti program pengembangan kepemimpinan dan peningkatan kapasitas yang berlangsung sejak November 2024.

Seremoni penutupan bertajuk Eramet Beyond: From Journey to Impact digelar di Jakarta pada 29–30 Juni 2026 sebagai penanda berakhirnya program yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan sekaligus mencetak generasi muda yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah asal.

CEO Eramet Indonesia, Jérôme Baudelet, mengatakan investasi di bidang pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Menurutnya, Program Beasiswa Eramet Beyond tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga membekali peserta dengan kemampuan kepemimpinan, keterampilan masa depan, dan semangat untuk menciptakan perubahan.

“Melalui Program Beasiswa Eramet Beyond, kami ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda berbakat untuk mengembangkan potensi mereka, memperkuat kapasitas kepemimpinan, dan menciptakan dampak positif di daerah asalnya. Kami berharap perjalanan mereka melalui program ini menjadi awal dari kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan daerah maupun Indonesia,” ujar Jérôme.

Program tersebut diikuti oleh 41 mahasiswa asal Maluku, Sulawesi, dan Papua yang terpilih dari lebih dari 500 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia.

Selama mengikuti program, para peserta memperoleh 46 sesi pelatihan yang mencakup pengembangan kemampuan bahasa Inggris, manajemen proyek, kepemimpinan, literasi keuangan, hingga literasi digital.

Seluruh pembelajaran disusun melalui empat tahapan utama, yakni Learn, Lead, Serve, dan Give Back, yang bertujuan membentuk peserta menjadi pemimpin yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial.

Program ini juga mencatat sejumlah capaian positif. Sebanyak 70 persen peserta berhasil meningkatkan kemampuan bahasa Inggris setidaknya satu level. Selain itu, 73,2 persen peserta mengalami peningkatan pengetahuan di bidang project management dan 73 persen memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pengelolaan keuangan, khususnya pentingnya dana darurat.

Dari sisi akademik, rata-rata indeks prestasi kumulatif (IPK) peserta meningkat dari 3,50 menjadi 3,63 atau naik sekitar 3,75 persen dari semester lima ke semester tujuh.

Tak hanya itu, 19 dari 41 peserta atau sekitar 45 persen aktif terlibat dalam organisasi kemahasiswaan, komunitas, maupun berbagai kegiatan sosial sepanjang 2026.

Salah satu penerima beasiswa, Zaldi, mengaku program tersebut mengubah perjalanan studinya. Sebelum menerima beasiswa, ia harus bekerja paruh waktu untuk membiayai kuliah. Kini, ia dapat fokus menyelesaikan pendidikan hingga memperoleh dukungan penuh untuk penelitian tugas akhir yang bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

“Saya sangat berterima kasih kepada Eramet dan KBF karena berkat dukungan dari program Beasiswa Eramet Beyond, saya bisa lebih fokus pada studi saya tanpa khawatir biaya. Pengalaman ini bahkan membuka lebih banyak peluang untuk berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, CEO Kitong Bisa Foundation, Mohammad Afif, mengatakan keberhasilan program tidak hanya diukur dari peningkatan prestasi akademik, tetapi juga dari dampak sosial yang mampu diciptakan para penerima beasiswa.

“Melalui Eramet Beyond, kami tidak hanya mendukung mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan mereka, tetapi juga membekali mereka dengan karakter kepemimpinan, semangat pengabdian, dan kemampuan untuk menciptakan dampak nyata. Kami percaya para awardee ini akan menjadi bagian dari generasi yang membawa perubahan positif bagi Indonesia Timur dan Indonesia secara keseluruhan,” kata Afif.

Eramet Indonesia dan Kitong Bisa Foundation menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung lahirnya generasi muda yang berdaya saing, memiliki jiwa kepemimpinan, dan mampu menjadi agen perubahan bagi pembangunan Indonesia, khususnya di kawasan timur.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 2 times, 2 visit(s) today