Bintang muda Real Madrid, Jude Bellingham. (Foto: EPA)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Atmosfer panas El Clasico kembali menyelimuti Eropa. Real Madrid, pemuncak klasemen sementara Liga Spanyol 2025/2026, bertekad melanjutkan momentum kemenangan saat menjamu rival abadi mereka, FC Barcelona, di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Minggu (26/10/2025).
Tekad tersebut secara lugas disuarakan oleh gelandang andalan Los Blancos, Jude Bellingham. Pemain muda asal Inggris ini berambisi membawa Madrid meraih kejayaan penuh di hadapan publik sendiri.
“Kami ingin membawa momentum kemenangan pada beberapa pertandingan terakhir dalam laga El Clasico nanti,” ujar Bellingham, sebagaimana dikutip dari laman resmi Real Madrid di Jakarta, Sabtu (25/10/2025).
Energi Bernabeu Harus Dimaksimalkan
Bellingham menyadari betul bahwa bermain di kandang adalah keuntungan psikologis yang sangat besar. Pesepak bola berusia 22 tahun ini berharap fans Madrid memberikan dukungan penuh dan meriah, menciptakan atmosfer Bernabeu yang dikenal luar biasa.
“Untuk para pemain, atmosfer di stadion terasa luar biasa. Kami berharap bisa memanfaatkan energi dari suporter untuk memenangkan pertandingan,” tambah gelandang tim nasional Inggris tersebut.
Tekad Bellingham ini didukung oleh tren positif El Real jelang duel akbar. Real Madrid tengah menikmati rentetan empat kemenangan beruntun di semua kompetisi. Kekalahan terakhir mereka dalam ajang Liga Spanyol terjadi pada akhir September 2025, ketika mereka tunduk 2-5 di tangan rival sekota, Atletico Madrid.
Debut Spesial Xabi Alonso di Pinggir Lapangan
Laga El Clasico kali ini akan terasa sangat spesial, terutama bagi Xabi Alonso. Pertandingan melawan Barcelona akan menandai El Clasico pertamanya sebagai pelatih kepala Los Blancos.
Saat masih aktif sebagai pemain Real Madrid, Xabi Alonso sudah sangat akrab dengan panasnya duel ini, tercatat tampil sebanyak 20 kali. Namun, rekornya saat itu tidak terlalu mentereng, dengan catatan lima kemenangan, enam kali imbang, dan sembilan kekalahan. Kini, sebagai arsitek tim, tekanan untuk memenangkan laga perdananya di El Clasico tentu jauh lebih besar.
Sebagai pemuncak klasemen sementara, Real Madrid jelas tidak ingin menyerahkan tahta mereka kepada Barcelona. Hingga saat ini, Madrid telah mengoleksi 24 poin dari sembilan pertandingan, berkat delapan kemenangan dan hanya satu kali menelan kekalahan.
Sementara itu, FC Barcelona membuntuti ketat di posisi kedua. Blaugrana mengantongi 22 poin dari sembilan pertandingan, dengan catatan tujuh kemenangan, satu kali imbang, dan satu kekalahan. Selisih hanya dua poin ini memastikan bahwa pemenang El Clasico kali ini akan memiliki kontrol penuh dalam perebutan puncak klasemen Liga Spanyol.
Kemenangan akan sangat krusial, baik bagi Los Blancos yang ingin menjauh, maupun bagi Azulgrana yang berambisi mengambil alih tahta.










