Ketua RT 06, Perumahan PWS Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Franciscus Nasir. (Foto: Antara/Azmi Samsul M)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Jenazah Capt. Andy Dahananto pilot senior pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang merupakan salah satu korban kecelakaan udara di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, direncanakan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ranca Sadang, Desa Sodong, Tigaraksa, Minggu (25/1/2026).
Pemakaman di TPU Ranca Sadang ini dilakukan sebagai lokasi terdekat dari tempat tinggal almarhum Capt. Andy di Perumahan PWS Tigaraksa, RW/RT 03/06, Desa Margasari. “Rencananya jenazah Andy Dahananto dimakamkan di TPU Ranca Sadang Minggu (25/1) oleh keluarga,” ujar Ketua RT 06, Perumahan PWS Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Franciscus Nasir di Tangerang, Sabtu (24/1/2026).
Menurut Franciscus, sebagai kesiapan penyambutan dan pemakaman jenazah pilot pesawat ATR 42-500, pihak keluarga telah menyiapkan sejumlah fasilitas mulai dari ambulans, liang lahat hingga tempat ibadah untuk shalat jenazah bila diperlukan.
Pelaksanaan pemakaman, kata Franciscus, diselenggarakan pada Minggu siang karena jenazah akan terlebih dahulu dilakukan proses upacara penghormatan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebelum diserahkan ke keluarga.
“Sepertinya hari Minggu itu jenazah sampe rumah duka siang, tetapi untuk kesiapan kita sudah siap, mulai penyambutan, pemakaman hingga tempat ibadah,” tuturnya.
Ia menyampaikan, berdasarkan informasi dari keluarga bahwa untuk proses pemakaman itu rencananya akan dihadiri sejumlah pejabat baik dari Indonesia Air Transport sebagai perusahaan tempat Capt. Andy Dahananto bekerja hingga dari KKP.
Namun, katanya, untuk kepastiannya saat ini masih menunggu informasi lanjutan dari keluarga. Akan tetapi sejak Sabtu malam (24/1) rumah duka sudah mulai ramai dikunjungi petugas dan sejumlah karangan bunga duka cita.
“Kalau yang hadir pejabat atau siapa belum ada info siapa aja yang hadir. Tapi sejak sore sudah ada yang datang petugas KKP ke rumah duka,” terang Franciscus.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah Capt Andy Dahananto diterbangkan dari Makassar pukul 21.30 WIT menuju Jakarta dengan ketibaan melalui Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten. Almarhum Andy diterbangkan ke Jakarta bersama sembilan jenazah korban lainnya yang turut menjadi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.
Dari ke sepuluh korban termasuk jenazah pilot Andy rencananya akan terlebih dahulu dilakukan proses upacara penghormatan di Kementerian Kelautan pada Minggu (25/1/2026). Kemudian, masing-masing jenazah akan diserahkan langsung ke keluarga oleh Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono.
Sebelumnya, Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi seluruh korban pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di wilayah pegunungan Bulusaraung, Kabupateh Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel).
“Telah teridentifikasi seluruh korban sebanyak 10 orang, terdiri atas tujuh kru dan tiga penumpang,” ujar Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro di Makassar.
Dia menyebutkan dari total 11 kantong yang diterima tim DVI dari tim SAR setelah evakuasi dari pegunungan tersebut, berdasarkan identifikasi tim DVI ditemukan kecocokan identitas 10 orang sesuai dengan manifest.














