Kerinduan penggemar sepak bola di seluruh dunia untuk menyaksikan tarian Neymar Jr di ajang Piala Dunia 2026 tampaknya harus tertunda lebih lama. Penampilan perdana sang megabintang untuk Tim Nasional Brasil setelah hampir tiga tahun absen dipastikan belum akan terjadi dalam waktu dekat.
Tim asuhan Carlo Ancelotti akan kembali turun gelanggang pada laga kedua fase grup melawan wakil Karibia, Haiti. Skuad Tim Samba dituntut untuk menang, namun mereka harus melakukannya tanpa bantuan pencetak gol terbanyak sepanjang masa mereka (79 gol) sekaligus pemimpin spiritual tim, Neymar Jr.
Perjuangan Brasil dan Absennya Sang Bintang
Kondisi Brasil saat ini sedang berada di bawah tekanan. Pada laga pembuka Piala Dunia 2026, mereka secara mengejutkan ditahan imbang 1-1 oleh Maroko dan harus berterima kasih pada aksi brilian Vinicius Junior yang menjadi penyelamat. Peningkatan performa menjadi harga mati bagi Brasil jika ingin melangkah jauh di turnamen ini.
Di atas kertas, Haiti kemungkinan besar adalah lawan terlemah yang akan dihadapi Brasil panas ini, sehingga kemenangan pertama seharusnya bisa diraih meski tanpa Neymar.
Namun, ketidakhadiran eks bintang Barcelona dan PSG itu tetap menjadi sorotan utama. Pasalnya, legenda veteran lain seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, dan Luka Modric sudah memanaskan panggung Amerika Utara. Sementara itu, debut Neymar di Piala Dunia 2026 masih menjadi tanda tanya. Jangankan bermain, penyerang berusia 34 tahun itu bahkan tidak akan duduk di bangku cadangan saat Brasil berlaga di Lincoln Financial Field.
Alasan Utama Neymar Menepi
Absennya Neymar murni disebabkan oleh masalah medis. Ia masih menjalani pemulihan dari cedera betis tingkat dua (grade two) yang telah memaksanya menepi selama satu bulan terakhir.
Diagnosis awal memperkirakan ia hanya butuh waktu dua hingga tiga minggu untuk pulih, namun ternyata proses penyembuhannya memakan waktu sedikit lebih lama dari perkiraan awal.
Neymar sebenarnya sempat duduk di bangku cadangan saat melawan Maroko. Namun, Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) baru saja merilis pernyataan yang mengonfirmasi status terbaru sang pemilik nomor 10.
“Dia (Neymar) akan tetap berada di New Jersey untuk mengoptimalkan fase akhir proses pemulihannya, dengan memanfaatkan fasilitas luar biasa di The Ridge Hotel dan Columbia Park Training Center,” bunyi pernyataan resmi CBF melansir dari laporan ESPN.
Fokus Comeback di Fase Gugur
Pelatih Carlo Ancelotti sebelumnya menyatakan bahwa Neymar terus bekerja keras untuk mempercepat masa pemulihannya. Kendati demikian, laporan medis mengindikasikan bahwa Neymar juga diragukan tampil pada laga pamungkas fase grup melawan Skotlandia pada 24 Juni mendatang.
Kubu Brasil tetap optimis Neymar akan sepenuhnya sehat dan bugar saat turnamen memasuki babak sistem gugur (knockout). Tim asuhan Ancelotti ini diprediksi akan lolos tanpa banyak hambatan, terutama jika mereka sukses menaklukkan Haiti.
Dengan skenario tersebut, Neymar dipersiapkan untuk melakoni comeback yang sangat dinanti tepat di saat perburuan gelar juara dunia keenam bagi Brasil memasuki fase paling krusial.










