Kata-kata Lionel Messi usai Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026

Kata-kata Lionel Messi usai Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026

Lionel Messi tak mampu menyembunyikan kesedihannya setelah Argentina gagal mempertahankan gelar juara dunia. Kapten Albiceleste itu tampak menitikkan air mata usai timnya kalah 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New York New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

Gol tunggal Ferran Torres pada menit ke-106 babak tambahan waktu memastikan Spanyol meraih gelar Piala Dunia kedua dalam sejarah. Bagi Messi, kekalahan itu mengakhiri harapan Argentina menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan gelar juara dunia sejak Brasil melakukannya pada 1962.

Messi Akui Spanyol Lebih Layak Menang

Usai pertandingan, Messi secara terbuka mengakui keunggulan lawan.

Menurut pemain berusia 39 tahun itu, Spanyol memang tampil lebih baik sepanjang pertandingan dan pantas keluar sebagai juara.

“Saya merasa sedih, tetapi saya sadar kami sudah bermain sepenuh hati,” kata Messi.

Ia juga mengakui dominasi La Roja di final.

“Mereka memang lebih baik, sejujurnya. Kami kalah dan kami menerima itu. Namun, bukan berarti kami melupakan semua yang telah kami lakukan sejauh ini. Saya ingin berterima kasih kepada rakyat kami, rekan-rekan setim, dan seluruh negara.”

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Spanyol. La Roja mencatat keunggulan telak 20-1 dalam jumlah tembakan serta mendominasi penguasaan bola dengan 845 operan berbanding 433 milik Argentina.

Air Mata Messi di MetLife Stadium

Setelah peluit panjang berbunyi, Messi tampak berusaha menahan emosinya.

Di hadapan lebih dari 80 ribu penonton yang sebagian besar memberikan dukungan kepada Argentina, sang kapten hanya bisa menundukkan kepala saat para pemain Spanyol merayakan keberhasilan mengangkat trofi.

Beberapa pemain Spanyol menghampiri Messi untuk memberikan pelukan dan ucapan selamat. Sementara itu, saat Argentina menerima medali sebagai runner-up, Messi berjalan melewati barisan penghormatan (guard of honor) yang dibuat para pemain Spanyol dengan wajah datar dan mata berkaca-kaca.

Usai prosesi penyerahan medali, ia langsung meninggalkan lapangan dengan bahu tertunduk, sementara konfeti emas menghiasi pesta juara Spanyol.

Tetap Ukir Sejarah di Piala Dunia

Meski gagal menutup turnamen dengan gelar juara, Messi tetap mencatat sejumlah rekor bersejarah.

Ia menjadi pemain pertama yang tampil sebagai starter dalam tiga final Piala Dunia, setelah sebelumnya bermain pada final 2014 dan membawa Argentina juara pada 2022.

Sepanjang Piala Dunia 2026, Messi mencetak delapan gol dan empat assist, sehingga total koleksi golnya di ajang Piala Dunia mencapai 21 gol.

Namun, rekor tersebut akhirnya dilewati oleh penyerang Prancis Kylian Mbappe, yang mengoleksi 22 gol setelah mencetak dua gol dalam laga perebutan tempat ketiga melawan Inggris.

Selain itu, Messi kini telah mengemas 125 gol internasional, menjadikannya pencetak gol terbanyak kedua sepanjang sejarah sepak bola internasional di belakang Cristiano Ronaldo.

Era Baru Spanyol Dimulai

Kemenangan atas Argentina menegaskan dominasi Spanyol sebagai kekuatan baru sepak bola dunia.

Selain menjadi juara Piala Dunia 2026, La Roja juga mencatatkan sejarah sebagai negara pertama yang secara bersamaan memegang gelar juara dunia sepak bola putra dan putri.

Di sisi lain, meski harus mengakhiri turnamen dengan air mata, penampilan Messi sepanjang kompetisi kembali mempertegas warisannya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Namun, pada malam di MetLife Stadium, sang legenda tak punya pilihan selain mengakui bahwa Spanyol tampil lebih superior dan layak menjadi kampiun dunia.

Visited 5 times, 1 visit(s) today