Kecewa di Liga Champions, Real Madrid dan Barcelona Cari Pelampiasan di LaLiga

Kecewa di Liga Champions, Real Madrid dan Barcelona Cari Pelampiasan di LaLiga

Ibnu Medium.jpeg

Jumat, 7 November 2025 – 02:20 WIB

Marcus Rashford dan Robert Lewandowski. (Foto: Unitedinfocus)

Marcus Rashford dan Robert Lewandowski. (Foto: Unitedinfocus)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Dua raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona, akan berusaha bangkit dari hasil mengecewakan di Liga Champions tengah pekan ini. Keduanya akan kembali beraksi di LaLiga akhir pekan ini, mencari penebusan untuk membangun kembali kepercayaan diri sebelum jeda internasional selama dua minggu.

Pemuncak klasemen LaLiga, Real Madrid, yang saat ini mengoleksi 30 poin dari 11 pertandingan, akan bertandang ke markas rival sekota, Rayo Vallecano, pada hari Minggu. Los Blancos kini unggul lima poin atas Barcelona di peringkat kedua.

Namun, laju Madrid sedikit terhambat setelah mereka menelan kekalahan 1-0 yang mengecewakan di kandang Liverpool pada laga Liga Champions, Selasa lalu. Dalam pertandingan tersebut, kiper Thibaut Courtois tampil gemilang untuk mencegah kekalahan yang lebih telak.

Hasil tersebut meredam optimisme yang sempat terbangun pasca kemenangan 2-1 atas Barcelona di El Clasico dua minggu lalu. Kekalahan ini juga kembali memicu kritik terhadap kebijakan rotasi pelatih Xabi Alonso.

Meskipun Alonso telah memandu Real meraih 18 kemenangan dalam 21 laga di semua kompetisi sejak menggantikan Carlo Ancelotti pada Mei, kekalahannya dari tim-tim besar seperti Paris St Germain, Atletico Madrid, dan Liverpool, mulai dipertanyakan. Keputusan taktisnya, seperti minimnya waktu bermain untuk pemain bintang baru Trent Alexander-Arnold dan Endrick, juga menjadi sorotan.

“Itu adalah pertandingan yang sangat menuntut dengan tempo tinggi, dan kami kurang memiliki ancaman untuk menyebabkan kerusakan di sepertiga akhir,” kata Alonso setelah kekalahan dari Liverpool.

“Thibaut (Courtois) bertahan dengan baik… Tidak ada yang perlu disesalkan dari tim. Ini masih November. Ada hal-hal yang berfungsi dan ada yang perlu diperbaiki,” tambahnya.

Kerapuhan Pertahanan Barcelona Terekspos

Sementara itu, rival abadi Madrid, Barcelona, juga menghadapi masalah mereka sendiri. Kerapuhan lini pertahanan Blaugrana kembali terekspos saat mereka ditahan imbang 3-3 secara dramatis oleh Club Brugge di Liga Champions pada hari Rabu.

Pasukan Hansi Flick kini tercatat hanya memenangkan tiga dari tujuh pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, dengan kebobolan 14 gol dalam periode tersebut. Mereka baru mencatatkan tiga clean sheet sejak awal musim, yang terakhir terjadi pada pertengahan September.

Barca akan bertandang ke markas Celta Vigo yang berada di peringkat ke-12 pada hari Sabtu. Celta Vigo justru sedang dalam performa terbaik, memenangkan empat pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi dan tidak terkalahkan selama lebih dari sebulan.

Kabar baik bagi Barcelona, Robert Lewandowski dan Dani Olmo telah kembali dari cedera dan tampil sebagai pemain pengganti di Bruges. Bintang muda Lamine Yamal juga mulai kembali ke performa terbaiknya.

Namun, mereka akan tetap tampil pincang tanpa pemain kunci seperti Raphinha, Pedri, Gavi, dan dua kiper, Joan Garcia serta Marc-Andre ter Stegen, yang semuanya masih cedera.

“Kami harus menganalisis segalanya, berbicara dengan para pemain, dan berusaha tampil lebih baik,” kata pelatih Hansi Flick setelah hasil imbang di Belgia.

“Hasil 3-3 tentu bukan yang terbaik bagi kami… tapi hal positifnya adalah kami berhasil bangkit setelah mereka memimpin tiga kali,” tutupnya.

Topik
Komentar

Visited 3 times, 1 visit(s) today