Pembangunan jalan Trans Papua ruas Jayapura–Wamena terus dikebut. (Foto: Dok Kementerian Pekerjaan Umum).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melanjutkan pembangunan Jalan Trans Papua ruas Jayapura–Wamena sebagai upaya membuka keterisolasian wilayah pegunungan, memperkuat konektivitas, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di Papua.
Salah satu proyek yang saat ini tengah dikerjakan adalah Segmen Mamberamo–Elelim sepanjang 50,14 kilometer yang menghubungkan Provinsi Papua dengan Papua Pegunungan.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan jalan dan jembatan menjadi fondasi penting untuk memperkuat konektivitas antarpusat pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.
“Pengembangan jaringan jalan dan jembatan yang menghubungkan kota, pulau, hingga daerah tertinggal di seluruh Indonesia kami lakukan untuk membuka akses bagi investasi, mendukung kawasan industri, mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, dan memperkuat konektivitas,” kata Menteri Dody dalam keterangan yang diterima, Minggu (2/8/2026).
Menurut Menteri Dody, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap berbagai aktivitas ekonomi dan pelayanan publik.
Ruas Jayapura–Wamena Segmen Mamberamo–Elelim dibangun untuk memperlancar mobilitas masyarakat, menekan biaya logistik, serta menurunkan harga kebutuhan pokok di Papua Pegunungan.
Keberadaan jalan tersebut juga diharapkan mempermudah akses anak-anak menuju sekolah, mempercepat layanan kesehatan bagi pasien, mendukung pelayanan pemerintahan, hingga memperlancar distribusi barang kebutuhan pokok.
“Dengan konektivitas yang semakin baik, biaya angkut barang diproyeksikan turun sehingga harga kebutuhan sehari-hari yang selama ini relatif tinggi akibat keterbatasan akses transportasi dapat menjadi lebih terjangkau,” sambungnya.
Pembangunan ruas tersebut dilaksanakan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) menggunakan mekanisme pembayaran berbasis layanan atau Availability Payment (AP).
Hingga pertengahan Juli 2026, progres fisik proyek telah mencapai 51,59 persen. Pekerjaan yang dilakukan meliputi pembukaan dan pembentukan badan jalan, pembangunan struktur perkerasan jalan, drainase, jembatan, bangunan pelengkap, pekerjaan tanah, pengamanan lereng, perlengkapan jalan, hingga pembangunan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB).
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.














