Petugas evakuasi gerbong pembangkit KA Commuter Line Walahar Ekonomi di Purwakarta, Minggu (15/9/2024). (Foto: KAI Daop 2 Bandung)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Rentetan kejadian kereta api (KA) anjlok dalam beberapa bulan terakhir, menjadi sorotan Wakil Ketua Komisi V DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), Syaiful Huda.
Dia mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan audit independen terkait keselamatan penumpang KA. Penting untuk memastikan obyektivitas dari rekomendasi perbaikan layanan kereta api di Tanah Air.
“Kasus kereta api anjlok dalam beberapa bulan terakhir terus terjadi. Agustus lalu, setidaknya ada tiga kasus yakni anjloknya KA Argo Bromo di Subang, KRL di Stasiun Jakarta Kota, lalu ada Kereta Kuala Stabas di Lampung. Bulan ini, kembali terjadi yakni Kereta Purwojaya di Kedunggede Bekasi. Meski tidak ada korban jiwa tetapi kasus ini tidak bisa dianggap sepele,” ujar Huda di Jakarta, Minggu (26/10/2025).
Dalam beberapa tahun terakhir, kata Huda, kereta api menjadi tulang punggung bagi transportasi nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata jumlah total penumpang kereta api per tahun, mencapai ratusan juta.
Pada 2023, misalnya, total penumpang kereta api nasional baik kereta api jarak jauh, lokal maupun commuter, mencapai 365 juta. Setahun kemudian naik di kisaran 504 juta hingga 505 juta penumpang.
“Tingginya jumlah penumpang per tahun ini harusnya dimaknai betapa kereta api, telah menjadi tulang punggung transportasi nasional sehingga setiap insiden kecelakaan KA harus menjadi fokus perhatian untuk evaluasi dan perbaikan,” kata dia.
Huda menegaskan, tingginya intensitas kereta anjlok merupakan bentuk krisis keselamatan transportasi di tanah air.
Ada tiga masalah utama yang seringkali menjadi pemicu kecelakaan kereta api di Indonesia. Yakni, usia prasarana, akumulasi kerusakan sarana dan adanya cacat prosedur operasional.
“Kami menilai tingginya insiden kereta api di Indonesia membutuhkan intervensi kebijakan, regulasi, dan aksi konkret yang radikal mengingat tingginya jumlah penumpang untuk moda transportasi ini,” ungkap Huda.
Legislator asal Jabar VII ini, mendesak Kemenhub untuk mengambil langkah kongkret agar kecelakaan kereta api baik jarak jauh, lokal, maupun commuter tidak terulang. Langkah tersebut di antaranya melakukan peremajaan infrastruktur dengan teknologi terbaru. Jalur rel yang berusia tua harus diremajakan.
Selain itu, lanjut Huda, harus ada teknologi pengawasan rel, seperti track geometry measurement system untuk memindai kerusakan rel secara otomatis.
“Sudah saatnya kita beralih dari perawatan korektif yang menunggu kerusakan menjadi perawatan prediktif berbasis data sensor, seperti praktik yang diterapkan di negara maju,” kata Huda.
Dampak anjloknya KA Purwojaya (KA 58F) relasi Gambir-Cilacap di emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Sabtu (25/10), membuat delapan perjalanan kereta dibatalkan. Mulai Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dan Commuter Line (CL), kena imbasnya.
Adapun kereta yang batal berangkat hari yakni KA 26 Argo Merbabu relasi Gambir-Semarang Tawang. Penumpang KA 26 Argo Merbabu dapat memilih untuk mengalihkan perjalanannya dengan KA 20A Argo Muria yang beroperasi pada 26 Oktober 2025, dan akan diberhentikan luar biasa (BLB) di Stasiun Karawang (KW).
Bagi penumpang yang tidak berkenan dialihkan, KAI akan mengembalikan bea tiket 100 persen di luar bea pesan.
Sementara kereta yang dibatalkan perjalanannya pada Sabtu (25/10), yaitu KA Purwojaya relasi Gambir-Cilacap, hanya beroperasi lintas Kedunggedeh (KDH)-Cilacap (CP).
Kemudian, KA Purwojaya (Cilacap-Gambir), KA 337 Commuter Line Jatiluhur yang hanya beroperasi lintas Cikampek (CKP)-Cikarang (CKR), KA 334 Commuter Line Walahar yang hanya beroperasi lintas Cikarang (CKR)-Cikampek (CKP).
Lalu, KA 22 Argo Muria (Gambir-Semarang Tawang) dan KA 19 Argo Sindoro (Semarang Tawang-Gambir).
Penumpang KA 22 Argo Muria dialihkan ke KA 30F Argo Anjasmoro yang diberangkatkan dari Stasiun Gambir dengan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Jatinegara (JNG) untuk melayani penumpang tambahan. Jika tak berkenan, pengembalian bea tiket 100 persen di luar bea pesan juga diberikan.














