Anggota Komisi III DPR RI Hasbiallah Ilyas. (Foto: Dok. Antara)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Anggota Komisi III DPR RI Hasbiyallah Ilyas, menyambut positif langkah Presiden Prabowo Subianto melantik Komite Reformasi Polri. Menurutnya, hal itu merupakan langkah maju untuk mempercepat terwujudnya aparatur kepolisian yang profesional, humanis, dan responsif terhadap dinamika keamanan nasional.
“Komite Reformasi Polri ini kami pandang sebagai terobosan penting Presiden Prabowo untuk mempercepat transformasi Polri agar lebih profesional dan humanis,” ujar Hasbi kepada wartawan, Senin (10/11/2025).
Ia mengatakan, komite beranggotakan 10 tokoh dari beragam latar belakang itu diyakini mampu memberikan analisis serta rekomendasi strategis bagi peningkatan kinerja Polri dalam menjalankan fungsi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Komite ini diharapkan dapat mengidentifikasi kebutuhan strategis dan menghasilkan rekomendasi yang aplikatif bagi pembenahan institusi kepolisian,” ujarnya.
Politisi dari fraksi PKB ini menilai tantangan keamanan hari ini semakin beragam dan kompleks. Kemajuan teknologi informasi justru membuka ruang kejahatan baru yang menuntut profesionalitas dan kesiapan SDM Polri.
“Judi online, serangan siber, hingga provokasi dan penyebaran hoaks yang memecah belah masyarakat adalah tantangan harian yang harus dihadapi Polri. Untuk itu dibutuhkan aparatur profesional dengan kualitas SDM yang mumpuni serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Di sinilah arti penting kehadiran Komite Reformasi Polri,” jelas Hasbi.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto melantik 10 anggota Komisi Reformasi Polri di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Rabu (7/11/2025). Pelantikan ini merespons demo pada akhir Agustus 2025.
Jimly Asshiddiqie ditunjuk menjadi ketua sekaligus anggota dalam tim ini. Adapun keputusan ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 122/P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Keanggotaan Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian Republik Indonesia.
Usai pembacaan Keppres, Prabowo mengambil sumpah jabatan para pejabat yang dilantik.
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Prabowo mendiktekan sumpah jabatan.
“Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujarnya melanjutkan.
Berikut 10 anggota Komisi Reformasi Polri yang dilantik Presiden RI Prabowo Subianto:
1. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra
2. Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan
3. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian
4. Menteri Hukum Supratman Andi Agtas
5. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan periode 2019-2024 Mahfud MD
6. Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2003-2008 Jimly Asshiddiqie
7. Kapolri 2019-2021 Idham Aziz
8. Kapolri 2015-2016 Badrodin Haiti
9. Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan, Ketertiban Masyarakat Ahmad Dofiri
10. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo













