Masuk dalam Ekosistem Danantara, Bank Pelat Merah Berhasil Genjot Kinerja Bisnis

Masuk dalam Ekosistem Danantara, Bank Pelat Merah Berhasil Genjot Kinerja Bisnis

Iwan Medium.jpeg

Rabu, 8 Juli 2026 – 20:03 WIB

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu. (Foto: ANTARA/Maria Cicilia Galuh).

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu. (Foto: ANTARA/Maria Cicilia Galuh).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Di tengah dinamika ekonomi global, perbankan pelat merah mampu mempertahankan kinerja bisnis yang solid. Hal ini selaras dengan arahan Danantara Indonesia.

Direktur Utama (Dirut) BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan, transformasi bisnis yang dijalankan secara konsisten dibarengi penguatan sinergi dalam ekosistem Danantara Indonesia, mendorong kinerja konsolidasi BTN tumbuh berkelanjutan. Bahkan bisa melampaui rata-rata industri perbankan nasional hingga Mei 2026.

“Integrasi BTN dalam ekosistem Danantara Indonesia menjadi katalisator utama dalam akselerasi transformasi perseroan. Melalui Danantara, BTN mendapatkan akses pada penguatan sinergi lintas sektor yang lebih luas,” ungkap Nixon di Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Nixon mengatakan, pencapaian tersebut menunjukkan transformasi perseroan mampu memperkuat fundamental bisnis, sekaligus menjaga momentum pertumbuhan di tengah tantangan industri perbankan.

“Transformasi yang kami jalankan mulai memberikan hasil nyata, terutama dengan dukungan penuh dari ekosistem Danantara. Kami terus meningkatkan produktivitas, memperkuat efisiensi operasional, mempercepat digitalisasi layanan, serta mengembangkan bisnis beyond mortgage,” terangnya.

Berdasarkan laporan keuangan bulanan konsolidasi hingga Mei 2026, BTN membukukan laba bersih konsolidasi Rp1,85 triliun. Atau meningkat 54,37 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sebesar Rp1,19 triliun.

Pendapatan bunga bersih atau Net Interest Income (NII) mencapai Rp7,13 triliun, atau tumbuh 15,15 persen (yoy) dibandingkan Rp6,19 triliun di periode yang sama pada tahun sebelumnya. Ekspansi bisnis perseroan tetap terjaga dengan kualitas baik.

Hingga Mei 2026, total kredit dan pembiayaan konsolidasi mencapai Rp403,06 triliun, atau naik 9,97 persen (yoy) dibandingkan Mei 2025 sebesar Rp366,52 triliun. Dana pihak ketiga (DPK) tercatat Rp433,95 triliun atau tumbuh 9,09 persen (yoy).

Menurut Nixon, transformasi BTN sebagai bank beyond mortgage menjadi langkah strategis Perseroan untuk memperluas sumber pertumbuhan sekaligus menghadirkan layanan keuangan yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“BTN tidak lagi hanya berfokus pada pembiayaan rumah. Kami terus memperluas peran sebagai bank yang mendampingi kebutuhan finansial masyarakat di setiap tahap kehidupan,” pungkasnya.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 3 times, 3 visit(s) today