Alarm bahaya menyala kencang di Santiago Bernabéu. Real Madrid resmi mengonfirmasi bintang andalan mereka, Kylian Mbappé, mengalami cedera hamstring di kaki kiri.
Yang lebih meresahkan, sumber-sumber yang dikutip ESPN menyebut megabintang asal Prancis itu kemungkinan absen di El Clasico 10 Mei mendatang — bahkan berisiko melewatkan sisa musim.
Pengumuman resmi klub pada Senin (27/4/2026) menambah daftar panjang petaka yang menimpa Los Blancos musim ini. Cedera Mbappé bukan sekadar kabar buruk biasa — ia adalah pukulan telak di tengah persaingan gelar LaLiga yang masih panas dan jelang Piala Dunia 2026 yang sudah di depan mata.
Otot Semitendinosus Bermasalah, Sinyalnya Sudah Muncul Sejak Jumat
Berdasarkan pemeriksaan medis, Mbappé didiagnosis mengalami cedera pada otot semitendinosus — salah satu dari tiga otot yang membentuk kelompok hamstring. Cedera di area ini terkenal pelik dan kerap memerlukan masa pemulihan yang panjang, terutama untuk pemain dengan ledakan kecepatan eksplosif seperti Mbappé.
Pelatih Real Madrid Álvaro Arbeloa membuka tabir kronologi cedera. Menurutnya, Mbappé sudah merasakan ketidaknyamanan sebelum meminta diganti dalam laga imbang 1-1 melawan Real Betis, Jumat lalu. Permintaan diganti dari seorang Mbappé sendiri — pemain yang nyaris tak pernah mau ditarik keluar — sudah menjadi indikasi serius bahwa masalah yang dialaminya bukan sekadar kelelahan biasa.
Pukulan Ganda: Militão Juga Akan Operasi di Finlandia
Lukanya makin dalam. Real Madrid juga mengonfirmasi bahwa bek Brasil Éder Militão akan menjalani operasi di Finlandia pekan ini akibat cedera yang dideritanya saat melawan Alavés.
Militão ditarik keluar tepat sebelum jeda babak pertama dalam kemenangan 2-1 Los Blancos atas Alavés, Selasa pekan lalu. Bagi pemain berusia 28 tahun itu, ini adalah mimpi buruk yang berulang. Ia sudah dua musim beruntun mengalami cedera ligamen lutut anterior pada 2023-24 dan 2024-25. Musim ini, masalah fisik membuat penampilannya di LaLiga terbatas hanya 16 laga.
Kerugian Statistik dan Konsekuensi Liga Champions
Bagi Real Madrid, kehilangan Mbappé adalah skenario paling menakutkan. Penyerang berusia 27 tahun itu telah mencetak 24 gol dari 28 penampilan LaLiga musim ini — angka yang menjadikannya kandidat kuat top skor sekaligus motor utama serangan Madridista.
Lebih ironis lagi, Real Madrid hanya meraih satu kemenangan dari enam laga terakhir di seluruh kompetisi. Tren negatif yang sudah berbahaya itu kini berisiko makin memburuk tanpa kehadiran sang striker bintang.
Bayang-Bayang Piala Dunia di Cakrawala
Cedera Mbappé tidak hanya menghantam Real Madrid. Federasi sepak bola Prancis pun pasti deg-degan menatap kalender. Tim Les Bleus dijadwalkan memulai kampanye Piala Dunia 2026 melawan Senegal pada 16 Juni — kurang dari dua bulan dari sekarang.
Sebagai finalis dua edisi Piala Dunia terakhir, Prancis bertumpu besar pada Mbappé sebagai talisman utama mereka. Cedera hamstring bertipe seperti ini bisa berlangsung tiga hingga delapan minggu tergantung tingkat keparahan — sebuah ketidakpastian yang membuat pelatih Didier Deschamps wajib mempersiapkan rencana B.
El Clasico 10 Mei dalam Bayang-Bayang
Yang paling dekat dan paling menyakitkan, partai akbar lawan Barcelona pada 10 Mei kini terancam berlangsung tanpa Mbappé. El Clasico tanpa salah satu protagonis utamanya jelas akan kehilangan separuh daya pikatnya — apalagi jika hasil pertandingan itu bisa menjadi penentu juara LaLiga musim ini.
Kini Real Madrid hanya bisa berdoa dan menunggu. Hasil pemeriksaan lanjutan dalam beberapa hari ke depan akan menentukan seberapa lama mahkota Los Blancos harus berdebu di pelukan, dan apakah panggung Bernabéu siap menyambut Mbappé tepat waktu — atau harus menelan kekecewaan lebih dalam lagi.













