Mencari Tenang dari Merangkai Bunga di Tengah Bisingnya Ibu Kota

Mencari Tenang dari Merangkai Bunga di Tengah Bisingnya Ibu Kota

Clara Medium.jpeg

Sabtu, 14 Februari 2026 – 19:05 WIB

Kegiatan merangkai bunga menjadi salah satu alternatif pelepas penat sebagian kalangan wanita karier dan ibu rumah tangga. (Foto: Inilah.com/Clara/HO-Dok. Pribadi).

Kegiatan merangkai bunga menjadi salah satu alternatif pelepas penat sebagian kalangan wanita karier dan ibu rumah tangga. (Foto: Inilah.com/Clara/HO-Dok. Pribadi).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Jakarta tak pernah sunyi. Pagi macet, siang dikejar target, malam masih dihantui notifikasi. Kepala mudah sesak. Buat Roma (28) ritme itu bukan hal baru. Tapi tetap saja, ada titik di mana tubuh butuh jeda.

Alih-alih kabur jauh ke luar kota seperti anak-anak muda penggila liburan, ia memilih ikut workshop merangkai bunga.

“Lumayan sering ikut workshop, yang terbaru merangkai bunga. Tahun ini lagi pengen coba banyak hal baru,” katanya.

Awalnya cuma coba-coba. Ia mendengar aktivitas ini bisa membantu melepas stres kerja. Datang tanpa ekspektasi tinggi, pulang dengan perasaan berbeda.

Merangkai bunga, rupanya, bukan cuma urusan estetika. Ada proses yang membuat orang tak punya pilihan selain fokus.

“Karena merangkai bunga butuh ketelatenan, jadi emang kita dipaksa fokus ke satu aktivitas,” ujarnya.

Beberapa jam di ruangan itu, pikirannya tak ke mana-mana selain pada warna dan bentuk. Tak ada layar, tak ada pesan masuk urusan kerjaan.

“Kayaknya ini yang bikin kita jadi agak lupa sama stres kerja dan lepas dari penat,” lanjutnya.

Saat rangkaian selesai, ada kepuasan kecil yang muncul tanpa dibuat-buat.

“Abis merangkai bunga, jujur happy. Karena ‘oh ternyata saya bisa rangkai bunga secantik ini’,” katanya sambil tertawa kecil.

Roma memilih blue rose (mawar biru) yang jarang dipakai di kelas. Ia menyukainya karena terasa berbeda.

“Saya suka blue rose. Jarang dipakai, mungkin karena susah dibeli atau harganya mahal,” ujarnya.

Di kota yang serba cepat, workshop seperti ini jadi ruang bernapas. Bukan solusi besar untuk semua tekanan kerja, tapi cukup untuk menata ulang pikiran. Kadang yang dibutuhkan memang bukan pelarian jauh.

Visited 12 times, 1 visit(s) today