Kekalahan 0-1 yang dialami Real Madrid dari Real Betis pada akhir pekan lalu menyisakan drama panjang. Kubu Los Blancos sempat dibuat naik pitam lantaran wasit menolak memberikan kesempatan kedua saat Kylian Mbappe gagal mengeksekusi penalti krusial di masa injury time. Kini, penjelasan teknis di balik keputusan kontroversial tersebut akhirnya terungkap.
Insiden ini terjadi di La Cartuja ketika Madrid yang tengah tertinggal satu gol mendapat hadiah penalti di menit-menit akhir pertandingan. Mbappe yang maju sebagai algojo melepaskan tembakan lemah yang dengan mudah ditepis oleh kiper Betis, Alvaro Valles.
Bola muntah tersebut kemudian langsung disapu bersih oleh bek Betis, Marc Bartra. Momen inilah yang memicu kemarahan skuad asuhan Jose Mourinho.
Berdasarkan tayangan ulang televisi, Bartra terlihat jelas sudah berada jauh di dalam kotak penalti (encroaching) tepat pada momen Mbappe menendang bola. Sesuai aturan umum, jika pemain yang masuk lebih dulu ke kotak penalti memengaruhi permainan—seperti membuang bola rebound—maka tendangan penalti harus diulang.
Celah Aturan Teknis Menyelamatkan Betis
Namun, wasit memutuskan untuk tetap melanjutkan permainan (play on) dan tidak menganggap ada pelanggaran. Keputusan yang sempat membuat para pemain Madrid kebingungan ini ternyata memiliki landasan teknis yang sangat spesifik berdasarkan panduan Komite Teknis Wasit (CTA) Spanyol.
Melansir laporan Get Spanish Football News pada Sabtu (5/9), alasan utama tidak diberikannya tendangan ulang adalah karena kaki Marc Bartra ternyata tidak menyentuh permukaan rumput di dalam kotak penalti saat Mbappe menendang bola.
Meskipun momentum larinya membuat tubuh Bartra condong dan melayang masuk ke dalam area terlarang, fakta bahwa kakinya tidak melakukan kontak dengan tanah pada sepersekian detik saat bola dieksekusi membebaskannya dari segala pelanggaran menurut pedoman ketat CTA.
Celah aturan teknis yang sangat detail ini pada akhirnya mengesahkan kegagalan penalti Mbappe, sekaligus memastikan Real Madrid pulang dari Seville dengan tangan hampa dan menelan kekalahan perdana mereka di musim baru LaLiga.











