Mourinho Syok Berat! Penalti Mbappe Gagal, Real Madrid Dipermalukan Betis 0-1

Mourinho Syok Berat! Penalti Mbappe Gagal, Real Madrid Dipermalukan Betis 0-1

Ibnu Medium.jpeg

Sabtu, 5 September 2026 – 09:12 WIB

Real Madrid secara mengejutkan takluk 0-1 dari Real Betis di LaLiga. Jose Mourinho mengaku bingung lantaran timnya tampil dominan, sementara Mbappe gagal penalti. (Foto: AP)

Real Madrid secara mengejutkan takluk 0-1 dari Real Betis di LaLiga. Jose Mourinho mengaku bingung lantaran timnya tampil dominan, sementara Mbappe gagal penalti. (Foto: AP)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, mengaku kehabisan kata-kata untuk menjelaskan kekalahan mengejutkan 0-1 yang dialami timnya saat bertandang ke markas Real Betis, Jumat (4/9) malam waktu setempat. Hasil minor ini sekaligus menandai kekalahan perdana The Special One sejak kembali menangani tim di ajang LaLiga.

Bermain di Seville, gawang Madrid justru kebobolan pada menit ke-81 melalui aksi pemain pengganti Betis, Troy Parrott. Laga kemudian ditutup dengan drama luar biasa di menit-menit akhir pertandingan.

Pemain muda Madrid, Carlos Espi, sempat mencetak gol penyeimbang yang spektakuler namun dianulir wasit karena offside. Puncak nasib sial Los Blancos terjadi di masa injury time ketika eksekusi penalti Kylian Mbappe sukses ditepis oleh kiper Betis, Alvaro Valles.

Statistik mencatat Madrid sebenarnya tampil sangat menekan dengan melepaskan delapan tembakan tepat sasaran (shots on target) dan mencatatkan rasio expected goals (xG) sebesar 3,16. Namun, raksasa ibukota Spanyol itu harus pulang dengan tangan hampa. Sebagai catatan, ini adalah pertama kalinya Madrid menelan kekalahan di empat laga pembuka liga sejak musim 2014/2015.

Mourinho Gagal Paham

“Terkadang Anda kalah dan Anda tidak tahu apa alasannya,” keluh Mourinho dalam konferensi pers pasca-pertandingan.

“Terkadang Anda kalah dan tidak tahu bagaimana menjelaskannya. Kami sangat dominan, fokus, kami mengendalikan segalanya secara absolut, menampilkan permainan menyerang yang luar biasa, dan menciptakan banyak peluang. Jika hasilnya imbang saja kami sudah frustrasi karena kami pantas mendapat lebih, jadi bayangkan betapa kecewanya kami dengan sebuah kekalahan!” tegasnya.

Terkait insiden penalti Mbappe, kubu Madrid sempat memprotes dan menuntut penalti diulang karena bek Betis, Marc Bartra, terlihat melangkah masuk ke dalam kotak penalti (encroaching) sebelum bola ditendang. Namun, Mourinho menolak berkomentar lebih jauh.

“Saya belum melihat (tayangan ulang) insiden tersebut di ruang ganti, jadi saya tidak bisa berkomentar. Perasaan saya dari pinggir lapangan hanyalah saya tidak tahu mengapa kami bisa kalah. Secara individu, saya tidak punya kritikan. Kami jelas pantas menang, tetapi sekadar ‘pantas’ tidak akan memberi Anda poin,” imbuh pelatih asal Portugal tersebut.

Sebut Pemain Madrid Terlalu “Polos”

Meski menelan kekalahan, Mourinho tetap memberikan pujian kepada Carlos Espi yang nyaris menjadi pahlawan. “Dia anak yang bermain 10 atau 15 menit dan mencetak gol hebat—meski mungkin offside. Dia melakukan tugasnya dengan sangat baik dan saya sangat puas dengannya.”

Lebih lanjut, mantan pelatih Inter Milan dan Chelsea itu justru memberikan kritik unik terkait mentalitas para pemainnya di atas lapangan yang dinilai kurang “licik” dalam memengaruhi keputusan wasit.

“Pemain Betis lebih pintar daripada Real Madrid dalam hal tersebut. Pemain Madrid terlalu polos. Pemain Betis berusaha memengaruhi wasit, sementara pemain Madrid, ketika terjadi pelanggaran yang pantas diganjar kartu kuning, mereka langsung berdiri lagi. Ketika Anda bermain melawan tim dengan mentalitas (provokatif) seperti ini, itu menjadi faktor yang penting,” pungkasnya.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 1 times, 1 visit(s) today