Gelombang protes terhadap tragedi meninggalnya Affan Kurniawan, driver ojek online (ojol) yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025), kini datang dari kalangan selebritas.
Aktor Nicholas Saputra secara tegas meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mundur dari jabatannya.
Ia menanggapi unggahan berita media online berjudul “Kapolri: Saya Minta Maaf kepada Seluruh Keluarga Besar Ojol” dengan balasan singkat di platform X: “Mundur, Pak.”
Selebritas Lain Ikut Mengecam
Bukan hanya Nicholas, sejumlah artis dan figur publik juga meluapkan kekecewaannya di media sosial.
Iqbaal Ramadhan, bintang film Dilan, mengunggah layar hitam dengan pesan keras.
“Bela negara terasa berat kalau negara juga gak membela rakyat. Institusi yang harusnya melindungi malah melindas dan membunuh. Selamat jalan untuk Pak Affan Kurniawan,” tulisnya. Ia menyebut Affan sebagai “pahlawan keluarga, pahlawan masyarakat.”
Ardhito Pramono, musisi dan aktor, menilai rasa aman di Indonesia kian hilang.
“Sudah tidak ada kepercayaan, apalagi rasa aman. Bertahun sudah melihat dan mendengar warga sipil… sekarang dilindas sampai meninggal dunia,” tulisnya.
Felix Siauw, pendakwah, bahkan membandingkan tindakan polisi dengan pasukan Israel.
“Masih ga percaya kalau ini Indonesia, vibes-nya udah kayak IDF (Pasukan Pertahanan Israel),” tulisnya dalam unggahan animasi mobil rantis.
Duta Sheila on 7 mengunggah layar hitam dengan kutipan lirik lagu Mudah Saja, disertai emoji bunga mawar layu. Unggahan itu dianggap sebagai sindiran pedih terhadap pemerintah dan aparat.
Gelombang Kecaman
Tragedi Affan Kurniawan yang wafat saat sedang mengantarkan orderan GoFood, memantik gelombang kecaman luas. Ribuan driver ojol mengawal pemakamannya di TPU Karet Bivak, Jumat (29/8), sebagai bentuk solidaritas.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menyampaikan permintaan maaf dan berjanji mengusut tuntas kasus ini. Namun, tuntutan publik—termasuk dari kalangan artis—menegaskan desakan agar Polri benar-benar transparan dan bertanggung jawab atas tragedi kemanusiaan tersebut.













