Presiden Prabowo Subianto (tengah) tiba di kawasan Monumen Nasional (Monas) untuk mengikuti peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Jakarta, Jumat (1/5/2026). (Foto: Antara Foto/Galih Pradipta/nz).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional diwarnai cuaca panas ekstrem yang memicu gangguan kesehatan bagi para peserta aksi, Jumat (1/5/2026).
Sejak pagi, puluhan buruh dilaporkan mengalami keluhan kesehatan, mulai dari pusing, lemas, hingga dugaan heatstroke. Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat, hingga pukul 09.00 WIB, sebanyak 63 orang telah mendapatkan penanganan medis di posko kesehatan yang tersebar di area Monas.
Kepala Unit Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (PK3D) Dinkes DKI Jakarta, Sulung Mulia Putra, mengatakan mayoritas kasus dipicu oleh paparan panas serta kelelahan akibat perjalanan jauh.
“Keluhan yang dominan itu akibat panas, seperti heatstroke. Selain itu ada juga keluhan lambung, jantung, dan penyakit bawaan lainnya,” kata Sulung.
Dari jumlah tersebut, sekitar 10 persen pasien harus dirujuk ke RSUD Tarakan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Untuk mengantisipasi kondisi darurat selama aksi berlangsung, Dinkes DKI Jakarta mengerahkan 25 unit ambulans, terdiri dari 15 unit milik PK3D dan 10 unit dari RSUD serta puskesmas. Sebanyak 70 tenaga medis juga disiagakan, meliputi 10 dokter umum, 50 perawat, dan 10 pengemudi ambulans.
Selain itu, 26 tenda medis didirikan di titik-titik strategis sebagai pusat layanan kesehatan bagi para peserta aksi. Posko tersebut merupakan kolaborasi antara Dinkes DKI, Biddokkes Polda Metro Jaya, dan Kesdam Jaya.
Sulung mengimbau para buruh untuk lebih memperhatikan kondisi tubuh di tengah cuaca terik. Ia menyarankan peserta untuk rutin mengonsumsi air minum, makan secukupnya, serta beristirahat di tempat teduh guna menghindari dampak buruk paparan panas.
“Layanan kesehatan kami siapkan menyeluruh, dari yang ringan sampai yang membutuhkan rujukan,” ujarnya.
Aksi May Day yang diikuti ribuan buruh ini pun tak hanya menjadi ruang penyampaian aspirasi, tetapi juga menguji ketahanan fisik peserta di tengah suhu udara yang menyengat sejak pagi hari.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.











