Peran Operator Desa Krusial, Gus Ipul Genjot Pembaruan Data Sosial

Peran Operator Desa Krusial, Gus Ipul Genjot Pembaruan Data Sosial

Ibnu Medium.jpeg

Jumat, 24 April 2026 – 19:05 WIB

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat melakukan sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) kepada operator data desa di Majalengka, Jawa Barat, Jumat (24/4/2026). (Foto: Kemensos)

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat melakukan sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) kepada operator data desa di Majalengka, Jawa Barat, Jumat (24/4/2026). (Foto: Kemensos)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pentingnya akurasi data dalam penyaluran bantuan sosial dan program pemberdayaan. Hal itu disampaikan saat melakukan sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) kepada operator data desa di Majalengka, Jawa Barat, Jumat (24/4/2026).

Dalam kegiatan yang berlangsung di Gelanggang Guru Muda tersebut, Gus Ipul menekankan bahwa data merupakan fondasi utama kebijakan sosial. “Ini adalah pekerjaan rumah bersama kita dan akan kita coba selesaikan secara bersama-sama,” ujarnya.

Ia menyoroti masih adanya kelompok masyarakat yang belum terdata dalam sistem. Gus Ipul mencontohkan kasus seorang siswa Sekolah Rakyat yang sebelumnya hidup dalam kondisi rentan dan belum masuk dalam basis data pemerintah. Fenomena ini disebut sebagai “invisible people”, yakni kelompok masyarakat yang luput dari pendataan.

“Ini adalah salah satu potret dari saudara kita semua yang mungkin selama ini luput dari pendataan. Yang oleh Presiden disebut sebagai the invisible people,” katanya.

Menurut Gus Ipul, pembenahan sistem sosial harus dimulai dari perbaikan data. Saat ini pemerintah telah menggunakan DTSEN sebagai satu-satunya rujukan data sosial sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025, yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik.

DTSEN menggunakan pendekatan desil, yaitu pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan dari desil 1 hingga 10. Ia menjelaskan bahwa penentuan desil berbeda di setiap level wilayah, mulai dari kabupaten, provinsi, hingga nasional.

“Desil nasional dengan desil provinsi dan desil kabupaten sangat berbeda. Oleh karena itu tugas pemerintah daerah bersama BPS menentukan desil di wilayah masing-masing,” jelasnya.

Gus Ipul juga menekankan peran krusial operator data desa sebagai ujung tombak pendataan. Proses pendataan dimulai dari RT/RW, dibahas di tingkat desa, lalu diinput oleh operator sebelum diteruskan ke tingkat yang lebih tinggi.

“Sehebat-hebatnya RT dan kepala desa, sangat tergantung pada operator data desa. Kalau operatornya meleng, datanya bisa keliru,” tegasnya.

Ia menambahkan, data harus diperbarui secara berkala karena kondisi sosial ekonomi masyarakat bersifat dinamis. Akurasi data menjadi kunci agar bantuan sosial tepat sasaran dan mampu mendorong masyarakat keluar dari kemiskinan.

“Kalau datanya akurat, maka bansos kita akan tepat sasaran. Kalau bansosnya tepat sasaran, keluarganya akan bisa naik kelas,” ujarnya.

Usai sosialisasi, Gus Ipul bersama Bupati Majalengka Eman Suherman meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 34 Majalengka. Dalam kunjungan tersebut, ia melihat perkembangan signifikan pada siswa, baik dari sisi kedisiplinan maupun kepercayaan diri.

“Lima bulan lalu mereka datang dengan rasa malu dan kurang percaya diri, sekarang sudah jauh lebih tertib dan disiplin,” kata Gus Ipul.

Program Sekolah Rakyat dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga rentan.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan, Ketua DPRD Kabupaten Majalengka Didi Supriadi, serta jajaran pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

Dengan penguatan sistem data dan program pendidikan berbasis inklusi, pemerintah menargetkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 8 times, 1 visit(s) today