Ilustrasi lantai bursa di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Antara).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Pada perdagangan Jumat (26/6/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun bebas 102,9 poin, atau setara 1,72 persen ke posisi 5.896.
Berdasarkan RTI Infokom, investor melakukan transaksi senilai Rp12,66 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan 20,76 miliar saham dan frekuensi pembelian sebanyak 1,53 juta kali.
Pada penutupan kali ini, 562 saham terkoreksi, 123 menguat, dan 129 stagnan. Ada 11 sektor indeks yang melemah, dipimpin sektor barang baku yang anjlok 4,91 persen.
Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim mengatakan, pelemahan IHSG lebih dipicu faktor eksternal. Di mana, kelompok 45 saham unggulan, atau indeks LQ45, melemah 4,03 poin, atau setara 0,69 persen ke posisi 583,72. “IHSG ditutup melemah terimbas koreksi indeks bursa global,” tegas Ratna di Jakarta, Jumat (26/6).
Ratna menjelaskan, sentimen negatif antara lain berasal dari melemahnya bursa kawasan Asia dan Eropa, akibat tekanan jual saham sektor teknologi di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap kenaikan biaya infrastruktur kecerdasan buatan (AI).
“Tekanan pada saham sektor teknologi ini memicu koreksi pada harga komoditas logam, yang mendorong koreksi saham terkait,” ujar Ratna.
Untuk pekan depan, Ratna mengatakan investor akan menantikan sejumlah data ekonomi dari domestik, di antaranya indeks manufaktur PMI, neraca perdagangan, dan inflasi. “Sehingga, diperkirakan IHSG berpeluang menguji level 5.700-5.800 pada pekan depan,” ujar Ratna.
Sedangkan perkembangan di lantai bursa kawasan Asia, sebagian besar ‘terperosok’ di zona merah. Indeks Shanghai Composite di China, melemah 2,26 persen.
Sedangkan indeks Straits Times di Singapura minus 0,48 persen, dan indeks Nikkei 225 di Jepang turun 4,15 persen. Di sisi lain indeks Hang Seng Composite di Hong Kong minus 1,76 persen.
Senada, bursa saham Eropa pun terpantau kompak bergerak melemah. Tercatat indeks DAX di Jerman melemah 0,91 persen dan indeks FTSE 100 di Inggris minus 0,67 persen.
Di sisi lain, bursa Amerika terpantau bervariasi. Indeks S&P 500 melemah 0,01 persen dan indeks NASDAQ Composite minus 0,46 persen, sedangkan indeks Dow Jones naik 0,14 persen.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.












