Prosesi penyalaan dupa. (Dokumentasi: ASG)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Tak terasa satu tahun telah berlalu sejak Si Mian Fo hadir di kawasan Riverwalk Island PIK. Dalam perjalanan satu tahun ini, banyak momen penuh makna yang telah dilalui bersama, mulai dari Festival Dongzhi, Thudong 2025, Puja Waisak Thudong 2025, hingga Tridharma Talk dan penampilan Tarian Khas Thailand yang setiap Kamis malam memberikan kehangatan dan ketenangan bagi para pengunjung.
Perayaan satu tahun perjalanan Si Mian Fo PIK menjadi momentum refleksi yang sarat makna. Sejak awal kehadirannya di Riverwalk Island, Si Mian Fo telah menjadi ruang batin bagi banyak individu untuk memperkuat kebajikan, memperhalus budi pekerti, dan memupuk harmoni dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan tema “Bersatu dalam Doa Kebajikan, Bersama Membangun Negeri Damai, Makmur & Sentosa”, peringatan ini dilaksanakan, Minggu, 9 November 2025, bertempat di Si Mian Fo – Riverwalk Island, Pantai Indah Kapuk yang dipimpin oleh YM Bhikkhu Khanit Sannano Mahathera.
“Perayaan hari ini bukan sekadar mengenang perjalanan 1 tahun berdirinya tempat ibadah Si Mian Fo, tetapi juga momen diversi spiritual atas segala proses perjuangan dan pengabdian yang kita lalui bersama,” kata Ketua Pengurus Si Mian Fo Riverwalk Island PIK, Parlin Widjaja, Jakarta, Senin (10/11/2025).
9000 Umat Budha dan Tridharma Hadir
Acara yang dihadiri sekitar 9000 umat Buddha dan Tridharma dari berbagai wilayah di Jabodetabek bahkan dari luar daerah ini menjadi momen penuh makna yang mengangkat nilai kebajikan, kedamaian, dan kebersamaan lintas umat.
Business Development Director Agung Sedayu Group, Ipeng Widjojo dalam sambutannya mengucapkan selamat atas Perayaan satu Tahun Si Mian Fo Riverwalk Island.
“Tidak terasa 1 tahun sudah Si Mian Fo berdiri dan selalu menjadi jembatan penghubung untuk selalu mempererat hubungan antar umat, mengingat kuatnya nilai-nilai budaya dan keagamaan yang kita bagikan bersama, dengan berbagai acara dan ibadah yang sudah dilaksanakan disini,” tuturnya.
Prosesi dimulai dengan penyalaan lilin dan dupa, serta penuangan air buli ke dalam cawan, menjadi lambang kesucian, kebersihan batin, dan harapan akan terang yang abadi. Kemudian, doa pembukaan dipimpin oleh Romo Asun, mengawali rangkaian ibadah dengan penuh ketulusan dan rasa syukur. Setelah doa pembukaan, umat mendengarkan DhamaDesana yang dibawa oleh Bhante Khanit Sannano. Sebuah pengajaran berharga yang mengingatkan kita akan makna belas kasih dan kebijaksanaan.
Acara dilanjutkan dengan Sanghadana, pembagian air suci dan gelang, serta pemberian makanan. Perayaan ini bukan sekadar penanda waktu, tetapi perwujudan rasa syukur atas perjalanan spiritual yang telah mengalir selama satu tahun. Melalui doa-doa yang dilantunkan, setiap insan diajak untuk menyelami kedamaian, menenangkan batin, dan membangkitkan kesadaran akan pentingnya hidup dalam welas asih.
Advertising & Promotion Director of Agung Sedayu Group, Miranda DWK menjelaskan Kawasan Riverwalk Island PIK ini memang disiapkan sebagai kawasan yang menyiapkan segala kebutuhan bagi manusia, salah satunya adalah kebutuhan religi.
“Kami ingin semua umat itu dimudahkan untuk beribadah, makanya di tempat ini ada beberapa fasilitas ibadah. Selain Si Mian Fo ini, ada Masjid Al-Ikhlas yang sebentar lagi memasuki tahapan Topping Off yang rencananya akan mulai beroperasi di awal tahun depan. Ada satu lagi Vihara/Klenteng juga di dalam kawasan ini. Kalau ditanya kenapa memilih kawasan ini, karena tempat ini tepat berada di tengah-tengah yang menghubungkan antara PIK1 dan PIK2,” ucapnya.
Si Mian Fo hadir dalam kawasan yang dikenal dengan keberagaman budayanya. Kehadirannya mencerminkan persatuan bukan berarti menyeragamkan, melainkan merawat perbedaan dalam keharmonisan. Doa yang dipanjatkan dalam perayaan ini mengalir bukan hanya untuk diri dan keluarga, tetapi untuk kedamaian negeri, kesejahteraan masyarakat, serta keharmonisan hidup bersama.
Karena kebajikan selalu menemukan jalannya melalui tindakan sederhana, niat tulus, dan batin yang lapang. Melalui setahun perjalanan ini, diharapkan semakin banyak hati yang disentuh oleh kedamaian, semakin banyak pikiran yang diterangi kebijaksanaan, dan semakin banyak langkah kehidupan yang dipandu oleh kebaikan.














