Total trofi Persija sekitar 29 piala, termasuk 11 gelar Liga Indonesia sejak era Perserikatan. (Foto: Persija)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Persija Jakarta mengusung misi bangkit pada dua laga tandang selanjutnya di kompetisi Super League 2025/2026.
Sebelumnya Persija Jakarta sudah melakoni dua partai tandang dan keduanya berakhir dengan kekalahan bagi Macan Kemayoran saat melawan PSM Makassar serta Borneo FC.
“Kami harus menjadikannya sebagai motivasi untuk menunjukkan karakter sejati Persija. Kami tidak boleh lagi mengulang kesalahan yang sama seperti di dua laga tandang sebelumnya,” kata Manajer tim Persija Jakarta Marsekal Muda TNI (Purn) Ardhi Tjahjoko.
Ardhi mengatakan memang tidak mudah harus melakoni empat pertandingan tandang beruntun, namun dirinya berharap skuad asuhan Marcio Souza dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
“Jadi, apa pun keputusan operator liga terkait jadwal pertandingan, Persija harus siap. Tim pelatih dan pemain wajib tetap memiliki tekad dan konsentrasi penuh untuk memberikan yang terbaik di lapangan,” katanya.
Persija Jakarta dijadwalkan akan kembali melakoni dua partai tandang beruntun menghadapi Persebaya Surabaya (18/10) dan Madura United (26/10).
Persija Jakarta belajar banyak dari dua kekalahan beruntun yang didapatkan pada dua pertandingan sebelumnya.”Jangan mengulangi kesalahan yang sama. Hal itu harus dicamkan oleh para pemain. Sebab, kondisi setiap pertandingan pasti berbeda dan menemukan persoalan baru. Bermainlah sampai titik darah penghabisan,” kata Ardhi.
Sejatinya, Persija memiliki satu laga kandang setelah berlaga kontra Borneo FC, yakni menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan kedelapan BRI Super League 2025/26. Namun, jadwal itu harus dipindahkan ke pengujung tahun, tepatnya pada 29 Desember 2025.














