Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menemui perwakilan mahasiswa di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026). (Foto: Antara Foto/Fauzan).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Ketua BEM Fakultas Hukum (FH) Universitas Bung Karno (UBK), M Abdi Maludin mendesak pemerintah untuk mendengarkan aspirasi rakyat, setelah dalam beberapa hari terakhir elemen mahasiswa melakukan sejumlah demonstrasi.
“Pesan dari kami mahasiswa pemerintah hari ini jangan tuli, itu saja,” kata Abdi usai dialog tertutup di kantor Wakil Presiden di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Dalam pertemuan dengan Gibran, Abdi beserta 14 orang perwakilan mahasiswa massa aksi mengaku mendapat respons positif sang Wapres. Dia menyebut, seluruh poin tuntutan dan aspirasi mahasiswa dicatat di buku kecil milik Gibran
“Bapak Wapres bilang ya jangan sampai ada apa tertutup ruang-ruang begini, terus buka. Artinya Mas Wapres terbuka dan menerima hasil kajian,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Abdi menyebut Gibran berjanji akan segera berkomunikasi dengan Presiden RI Prabowo Subianto terkait tuntutan yang disampaikan mahasiswa.
“Dia akan mengaudit dan mengkonsolidasi, apa mengkonsolidasi, dia akan memberitahukan kepada pimpinan, lebih khusus Presiden Prabowo Subianto. Dia akan sounding lagi,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Wakil Presiden, Al Muktabar, mengamini hasil dialog antara Gibran dan perwakilan mahasiswa akan menjadi salah satu bahan yang disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Menurut dia, Presiden dan Wakil Presiden memiliki mekanisme kerja tersendiri dalam membahas berbagai masukan maupun aspirasi yang diterima dari masyarakat.
“Oh ya, tentu beliau berdua, Bapak Wakil Presiden dan Bapak Presiden tentu punya mekanisme kerja yang akan disampaikan dalam kesempatan-kesempatan tertentu sesuai waktu yang tersedia,” bebernya.
Tak lama setelah melakukan pertemuan tertutup dengan Gibran di kantor Wapres, mahasiswa yang semula berdemonstrasi di Jalan Medan Merdeka Selatan, akhirnya membubarkan diri.
Massa aksi dimulai membubarkan diri sekitar pukul 19.20 WIB. Mereka meninggalkan lokasi dengan tertib menggunakan kendaraan pribadi mereka yang didominasi sepeda motor.
Tak ada upaya untuk memaksa mahasiswa mundur dalam aksi tersebut. Setelah mahasiswa bubar, Jalan Medan Merdeka Selatan ke arah Jalan Budi Kemuliaan hingga MH Thamrin langsung dibuka polisi.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.














