Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK2, siap menjadi tuan rumah gelaran Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2025. (Foto: pik2.com)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 akan menjadi titik fokus pertemuan industri pariwisata internasional. Melalui gelaran Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2025, PIK2 mengukuhkan posisinya bukan sekadar area properti masif, melainkan sebagai pusat konvensi modern yang siap menggerakkan roda pariwisata berkelanjutan Indonesia ke kancah global.
Inisiatif yang diinisiasi dan dimiliki oleh Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) ini akan berlangsung selama empat hari, yakni pada 9-12 Oktober 2025. Pemilihan Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK2, sebagai lokasi acara menandakan keseriusan GIPI.
NICE diklaim sebagai pusat konvensi terbaru dan terbesar di Jakarta, menawarkan fasilitas yang representatif untuk pertemuan bisnis business-to-business (B2B) skala besar.
Reinterpretasi Hari Pariwisata Sedunia
Perhelatan WITF 2025 sejalan dengan semangat Hari Pariwisata Sedunia yang diperingati setiap 27 September. Peringatan tahunan ini bukan lagi sekadar euforia terhadap destinasi, melainkan ajakan untuk merefleksikan peran krusial pariwisata.
Pariwisata harus dipahami sebagai instrumen vital untuk pelestarian planet, pemberdayaan ekonomi komunitas lokal, serta pembangunan koneksi antarbudaya yang bermakna.
Dalam konteks ini, WITF 2025 hadir sebagai motor penggerak untuk mewujudkan praktik pariwisata yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan di Nusantara. GIPI memegang peran penting dalam memimpin transformasi ini, menjadikan pariwisata sebagai sektor yang bertanggung jawab terhadap ekologi dan sosial.
Ajang B2B Pendorong Daya Saing
WITF 2025 secara spesifik dirancang sebagai platform pameran pariwisata B2B. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kunjungan wisatawan internasional dan mempromosikan potensi pariwisata Indonesia secara efisien.
Perhelatan di NICE PIK2 ini menargetkan kehadiran lebih dari 200 buyers (pembeli) profesional dari setidaknya 40 negara berbeda. Mereka terdiri atas operator tur, wholesaler, dan pengambil keputusan industri pariwisata global yang mencari kemitraan dan paket wisata unik Indonesia.
Di sisi lain, lebih dari 230 sellers (penjual) dari seluruh Indonesia akan mengisi exhibition hall. Kehadiran mereka memastikan bahwa keragaman potensi wisata Nusantara, mulai dari destinasi unggulan, eco-tourism, hingga desa wisata, dapat terpasarkan langsung ke pasar internasional. Pertemuan ini diharapkan memicu kolaborasi industri pariwisata yang lebih luas, baik domestik maupun global.
Melalui fair strategis ini, mandat WITF 2025 sangat jelas: menciptakan setiap perjalanan yang bernilai dan bermakna, dengan dampak positif yang harus terasa nyata bagi masyarakat, budaya, dan planet itu sendiri. PIK2 menjadi saksi komitmen Indonesia dalam menggalang pariwisata masa depan yang bertanggung jawab.











