Polling: Gagal di Piala AFF, Yakin Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026?

Polling: Gagal di Piala AFF, Yakin Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026?

Timnas Indonesia baru saja gagal di Piala AFF 2026. Bulan depan, Skuad Garuda tampil lagi di FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai tuan rumah. Pertanyaannya sederhana: apakah publik masih percaya?

Sebelum Anda memilih di polling di bawah artikel ini, berikut data yang perlu dipertimbangkan.

Fakta 1: Indonesia Tersingkir dengan Tujuh Poin

Langkah Indonesia di Piala AFF 2026 terhenti di fase grup. Skuad Garuda menang 5-1 atas Kamboja dan 3-0 atas Timor Leste, lalu kalah 0-3 dari Vietnam dan imbang 1-1 melawan Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026).

Total tujuh poin dari empat pertandingan. Indonesia finis ketiga Grup A di bawah Vietnam (10 poin) dan Singapura (8 poin). Ini kegagalan lolos fase grup dua edisi beruntun setelah 2024.

Fakta 2: Empat Belas Pemain Terbaik Tidak Ikut

Sekjen PSSI Yunus Nusi menyebut ada 14 pemain yang absen di Piala AFF 2026. Nama-nama seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Maarten Paes, Emil Audero, Ole Romeny, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, hingga Dean James tidak masuk skuad.

Alasannya teknis. Piala AFF tidak masuk kalender FIFA, sehingga klub tidak wajib melepas pemain. Yunus menyatakan federasi memilih menghormati klub agar pemain tidak cedera dan hubungan dengan klub tetap terjaga.

“Kalau pemain-pemain kita yang 14 ini main di AFF, saya sangat optimistis mereka akan juara,” kata Yunus di Kantor Kemenpora, Senin (10/8/2026).

Fakta 3: Di FIFA ASEAN Cup, Mereka Bisa Dipanggil

Inilah pembeda terbesarnya. FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di dalam jendela FIFA Matchday, 24 September hingga 3 Oktober 2026. Klub Eropa wajib melepas pemain.

Artinya, John Herdman berpeluang menurunkan komposisi terkuat — sesuatu yang tidak ia miliki di Piala AFF.

Fakta 4: Indonesia Tuan Rumah, tapi Grupnya Berat

Indonesia menjadi tuan rumah Premier Division di Jakarta. Skuad Garuda masuk Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan India.

Urutan lawan berdasarkan hasil drawing: Singapura di matchday pertama, Malaysia di matchday kedua, India di matchday ketiga. Tanggal dan jam kick-off belum dirilis resmi FIFA.

Duel lawan Malaysia jadi sorotan khusus. Ini pertemuan pertama kedua negara di level senior dalam lima tahun terakhir. Terakhir bertemu di Piala AFF 2020, Indonesia menang 4-1. Malaysia kini kembali ditangani Tan Cheng Hoe, pelatih yang pernah mengalahkan Indonesia 3-2 di SUGBK pada 2019.

Fakta 5: Formatnya Tanpa Semifinal

FIFA ASEAN Cup memakai dua kasta. Premier Division diisi delapan tim dalam dua grup, setiap tim main tiga laga. Tidak ada babak semifinal — juara Grup A langsung bertemu juara Grup B di final.

Konsekuensinya keras. Satu hasil buruk di fase grup bisa langsung menutup peluang gelar. Tidak ada jalur runner-up.

Fakta 6: Ranking FIFA Ikut Dipertaruhkan

Seluruh laga FIFA ASEAN Cup dihitung untuk poin peringkat dunia. Piala AFF tidak.

Berdasarkan pembaruan per 8 Agustus 2026, Indonesia berada di peringkat 118 dunia. Di kawasan, Thailand memimpin di kisaran peringkat 93-94, disusul Vietnam 99. Malaysia berada di 136 dan Singapura 148.

Turnamen September nanti jadi kesempatan Indonesia memperbaiki posisi — atau justru memperburuknya.

Fakta 7: Nasib Herdman Belum Diputuskan

PSSI menjadwalkan evaluasi bersama John Herdman pada Senin (10/8/2026), tetapi ditunda karena Erick Thohir memiliki agenda sebagai Menpora. Yunus Nusi memastikan evaluasi tetap berjalan dalam beberapa hari ke depan.

Sampai artikel ini ditulis, belum ada keputusan pemberhentian. Tagar #JohnHerdmanOut sempat ramai di media sosial, namun Erick Thohir belum memberi sinyal pergantian pelatih.

Visited 3 times, 1 visit(s) today