Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (11/9/2025).(Foto: inilah.com/Reyhaanah Asya)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Anggota Komisi III DPR RI Hasbiallah Ilyas menuntut Polri konsisten memberlakukan tes urine kepada anggotanya demi mendeteksi penyalahgunaan narkoba dan hal itu jangan dijadikan sekedar gimik belaka.
Langkah tersebut, tegas dia, harus benar-benar dilandasi semangat menjaga marwah dan integritas institusi kepolisian. Ia mengatakan masyarakat mau percaya kepada siapa lagi jika polisi terlibat praktik haram.
“Tes urine jangan hanya jadi simbol atau pencitraan. Ini harus menjadi bagian dari komitmen nyata membersihkan internal,” ujar Hasbiallah dalam keterangan di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Untuk itu, dia pun menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas pimpinan Polri dalam menerapkan tes urine kepada anggotanya. Dia menekankan bahwa implementasi di lapangan harus transparan dan disertai pengawasan ketat.
Penegakan Hukum Harus Tegas
Selain itu, dia juga meminta agar sanksi terhadap anggota yang terbukti terlibat tidak pandang bulu.
“Penegakan hukum harus tegas, terbuka, dan tanpa kompromi. Ini penting untuk memulihkan dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” tuturnya menekankan.
Sebelumnya, Divisi Propam (Divpropam) Polri menerapkan tes urine secara serentak terhadap jajaran personel Polri menyusul masih adanya kasus penyalahgunaan narkoba oleh oknum anggota kepolisian.
Dalam pelaksanaannya, Polri pun menyatakan akan melibatkan fungsi pengawasan, baik internal maupun eksternal.
Hasil sejauh ini, sebanyak tiga personel di Kepolisian Daerah Riau dinyatakan positif narkotika dan obat-obatan terlarang atau narkoba berdasarkan hasil tes urine serentak di lingkungan Polda dan Polres jajaran pada Senin (23/2). Tiga personel itu akan didalami lebih lanjut oleh pihak internal kepolisian.














