Roberto Martinez mengundurkan diri sebagai pelatih timnas Portugal setelah timnya tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Keputusan itu diumumkan menyusul kekalahan 0-1 dari Spanyol di Stadion Dallas, Amerika Serikat pada Selasa dini hari WIB.
“Ini adalah akhir dari sebuah siklus. Penting bagi tim untuk memiliki suara baru dan pemimpin baru,” kata Martinez usai pertandingan yang dikutip dari TNT Sports.
“Keputusan ini belum ditentukan sebelumnya. Saya datang dengan tujuan memenangkan Piala Dunia, dan karena saya tidak berhasil melakukannya, tidak masuk akal bagi saya untuk terus lanjut (latih Portugal),” ujarnya.
Perjalanan Portugal di Piala Dunia 2026 berakhir secara dramatis setelah gol Mikel Merino pada menit ke-90+1 memastikan kemenangan 1-0 untuk Spanyol.
Hasil itu mengantarkan La Roja ke perempat final sekaligus mengakhiri kiprah Selecao das Quinas di turnamen.
Martinez ditunjuk sebagai pelatih Portugal pada Januari 2023 setelah sebelumnya menangani Belgia. Selama tiga setengah tahun memimpin, ia membawa Portugal mencapai perempat final Piala Eropa 2024, menjuarai UEFA Nations League 2025 setelah mengalahkan Spanyol melalui adu penalti, serta lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Di Piala Dunia 2026, Portugal finis sebagai runner-up Grup G setelah bermain imbang melawan Republik Demokratik Kongo dan Kolombia serta menang telak 5-0 atas Uzbekistan.
Mereka kemudian menyingkirkan Kroasia berkat gol penentu pada menit-menit akhir sebelum akhirnya dihentikan Spanyol.
Kekalahan dari Spanyol juga menjadi penutup era Cristiano Ronaldo bersama tim nasional di Piala Dunia.
Penyerang berusia 41 tahun itu sebelumnya telah memastikan turnamen di Amerika Utara ini menjadi Piala Dunia terakhir dalam karier internasionalnya.
Portugal kini akan mengalihkan fokus untuk menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2030 bersama Spanyol dan Maroko.











