Wu Yanni Gagal Emas di National Games China, Kalah 0,04 Detik dari Liu Jingyang. (Foto: VN)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Bintang lari gawang China, Wu Yanni, harus menelan pil pahit di ajang Pekan Olahraga Nasional (National Games) China ke-15. Meski mencatatkan waktu terbaik musim ini (season best), Wu Yanni harus puas membawa pulang medali perak setelah kalah tipis di nomor lari gawang 100 meter putri, Rabu (20/11/2025).
Wu finis di posisi kedua dengan catatan waktu 12,85 detik. Ia tertinggal sangat tipis, yakni hanya 0,04 detik dari sang juara, Liu Jingyang asal Provinsi Guangdong.
Jalannya balapan sebenarnya sempat berpihak pada Wu. Atlet kelahiran 1997 itu melakukan start yang impresif dengan waktu reaksi 0,152 detik, salah satu yang tercepat di lintasan.
Sebaliknya, Liu Jingyang justru melakukan start lambat dengan waktu reaksi 0,207 detik. Namun, Liu mampu melakukan akselerasi sempurna di pertengahan lomba hingga akhirnya menyentuh garis finis lebih dulu.
Dejavu Kegagalan 2021
Hasil ini seolah menjadi ulangan memori pahit bagi Wu Yanni. Ini adalah kali kedua berturut-turut ia gagal meraih emas di ajang National Games dengan selisih waktu yang sangat tipis.
Pada National Games ke-14 tahun 2021 lalu, Wu juga finis sebagai runner-up setelah kalah 0,03 detik dari Lin Yuwei.
“Empat tahun persiapan menuju National Games ini sangat berat. Saya melalui banyak hal, jadi sungguh disayangkan tidak memenangkan emas,” ujar Wu Yanni yang tampak kecewa, dikutip dari 163.
“Tidak banyak yang bisa dikatakan. Saya tidak berlari dengan baik, dan begitulah adanya. Saya akan istirahat sekarang. Saya terlalu lelah,” tambahnya.
Faktor Cuaca Dingin
Pelatih Wu, Yang Hui, mengungkapkan kepada Global Times bahwa anak asuhnya sebenarnya menargetkan untuk memecahkan rekor nasional dalam ajang ini. Namun, kondisi suhu yang rendah menjadi kendala utama.
“Kami mengharapkan dia tampil dengan intensitas lebih tinggi, bahkan berharap bisa memecahkan rekor nasional. Namun, suhu rendah memengaruhi kinerja otot dan mengurangi kemampuan untuk menghasilkan tenaga maksimal,” jelas Yang Hui.
Wu Yanni, yang dijuluki “Dewi Trek dan Lapangan China”, merupakan sensasi media sosial di negaranya karena kepribadiannya yang terbuka.
Ia tercatat sebagai atlet China pertama yang berpartisipasi di lima ajang utama lari gawang 100 meter putri: Olimpiade, Kejuaraan Dunia, Kejuaraan Dunia Dalam Ruangan, Asian Games, dan Kejuaraan Asia. Tahun ini, ia juga memecahkan rekor nasional lari gawang 60 meter dalam ruangan dengan waktu 8,01 detik.













