Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam acara Peringatan Hari Desa Nasional 2026, yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis (15/1/2026). (Foto: Tangkapan layar/ Kemendes PDT)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebut provinsinya memiliki kekuatan besar dalam pembangunan desa, mulai dari desa mandiri energi, desa peduli lingkungan, hingga desa dengan ketahanan ekonomi yang kuat.
Ia menjelaskan, Jawa Tengah memiliki hampir 7.810 desa dengan beragam keunggulan, mulai dari ketahanan energi, pengelolaan lingkungan, hingga kemandirian ekonomi. Menurut Ahmad Luthfi, dari luas wilayah sekitar 3,3 juta hektare, sekitar 1,3 juta hektare masih dipertahankan sebagai kawasan desa yang menjadi fokus pembangunan berkelanjutan.
“Dari 7.810 desa di tempat kita mempunyai desa-desa yang menjadi produk unggulan,” kata Ahmad Luthfi dalam acara Puncak Peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Lebih lanjut dia menyebut, Jawa Tengah memiliki hampir 420 desa mandiri energi. Sekitar 60 persen kebutuhan energinya berasal dari gas alam dan bioenergi. Selain itu, terdapat pula desa mandiri sampah serta desa dengan kekuatan ekonomi yang telah berkembang.
“Di Provinsi Jawa Tengah juga mempunyai desa yang mempunyai kekuatan ekonomi lebih, yaitu desa mandiri maupun desa yang sudah mempunyai kualifikasi 70 persen cukup untuk Provinsi Jawa Tengah,” terangnya.
Dengan capaian tersebut, Ahmad Luthfi menilai penunjukan Jawa Tengah sebagai lokasi peringatan Hari Desa Nasional 2026 menjadi bentuk kepercayaan pemerintah terhadap peran desa sebagai motor pembangunan.
“Kami merasa bangga Jawa Tengah diberikan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah Hari Desa Nasional,” tutur Ahmad Luthfi menambahkan
Ia pun mengajak para peserta kegiatan untuk menikmati potensi daerah, seraya menegaskan bahwa Jawa Tengah aman dan kondusif.
“Silakan berkuliner dan menginap di tempat kami. Jawa Tengah aman, tentrem, kerto raharjo,” pungkasnya.














