Salah satu resepsi yang digelar penyedia jasa WO Ayu Puspita, (Foto: IG@fadillaraini)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Sekitar 200 orang menggeruduk sebuah rumah yang terletak di Jalan Beton RT 003/RW 005, Kelurahan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur milik penyedia jasa Wedding Organizer PT Ayu Puspita Sejahtera.
Ratusan orang tersebut merupakan para calon pengantin yang mengaku ditipu oleh penyedia jasa WO tersebut dan ingin menuntut pertanggung jawaban. Situasi sempat memanas karena sebagian warga kesal tidak kunjung mendapat kejelasan terkait uang dan layanan yang telah mereka bayar.
Pihak kepolisian yang mendapat laporan pun langsung mendatangi lokasi untuk meredam kericuhan sekaligus memediasi antara korban dengan terduga pelaku.
“Tujuan kami adalah memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah tindakan yang dapat merugikan masyarakat maupun mengganggu keamanan di lingkungan tersebut,” ujar Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal,” Senin (8/12/2025).
Setelah situasi berhasil diredam, polisi kemudian mengamankan terduga pelaku untuk menghindari amukan massa. Selanjutnya, pelaku diserahkan ke Polres Metro Jakarta Utara, sesuai dengan lokasi laporan kasus yang lebih dulu masuk ke kepolisian.
Polres Metro Jakarta Timur akan berkoordinasi penuh dengan Polres Metro Jakarta Utara dalam proses penyelidikan kasus tersebut. Kolaborasi ini diperlukan agar penanganan dapat berjalan profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum.
Hingga kini, polisi masih mendalami jumlah pasti korban serta total kerugian yang ditimbulkan. Sementara itu, warga yang menjadi korban berharap kasus ini segera terungkap sehingga hak mereka dapat dipulihkan.
Salah seorang korban berinisial SOG juga telah membuat laporan ke polisi atas dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan Pasal 378 atau 372 Kitab Hukum Undang Undang Pidana (KUHP), Sabtu (6/12/2025).
Pelapor ini ingin melangsungkan pernikahan menggunakan WO PT Ayu Puspita Sejahtera dan telah melunasi biaya persepsi Rp82.740.000 ke rekening yang sudah disepakati. Namun, ketika resepsi berlangsung pihak WO tidak menyiapkan fasilitas sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.
Sebelumnya kasus dugaan penipuan oleh vendor pernikahan WO Ayu Puspita atau Ayu Puspita Dinanti tengah menjadi sorotan besar di media sosial (medsos). Bahkan korbannya mencapai 230 pasangan pengantin yang total kerugiannya mencapai Rp16 miliar.
Para korban mengaku ditipu karena layanan yang dijanjikan vendor tidak muncul saat pernikahan digelar. Kasus paling banyak terjadi pada katering yang tidak hadir sama sekali, sehingga keluarga pengantin harus membeli makanan dari luar.














