Resmi Beroperasi, Pabrik BYD di Subang Siap Produksi 150 Ribu Mobil per Tahun

Resmi Beroperasi, Pabrik BYD di Subang Siap Produksi 150 Ribu Mobil per Tahun

Vonita Medium.jpeg

Kamis, 3 September 2026 – 19:53 WIB

Vice President BYD Liu Xueliang memberikan sambutan pembukaan PT BYD Motor Indonesia di Subang Smartpolitan Industrial Park, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026). (Foto: Inilah.com/Vonita)

Vice President BYD Liu Xueliang memberikan sambutan pembukaan PT BYD Motor Indonesia di Subang Smartpolitan Industrial Park, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026). (Foto: Inilah.com/Vonita)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

PT BYD Motor Indonesia resmi membuka fasilitas manufaktur kendaraan listrik (EV) berskala besar di Subang Smartpolitan Industrial Park, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Vice President BYD Liu Xueliang mengatakan pabrik ini menjadi salah satu langkah BYD untuk memperkuat posisi di pasar kendaraan listrik Indonesia sekaligus menjadikan Tanah Air sebagai basis produksi kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara.

“Hari ini adalah milestone dan achievement baru bagi BYD Indonesia karena bisa merealisasikan impian kami 30 tahun lalu,” kata Liu.

Peresmian ini turut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah di antaranya Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu.

Liu menyebut pihaknya mampu memproduksi maksimal hingga 150 ribu unit kendaraan per tahun. Adapun model pertama yang diproduksi di fasilitas Subang adalah BYD M6 DM. Kendaraan tersebut telah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 40 persen.

Ia menyampaikan tingkat kandungan lokal tersebut menjadi bagian dari upaya BYD meningkatkan lokalisasi produksi sekaligus mendukung pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.

“Kehadiran pabrik ini sejalan dengan misi pemerintah Indonesia mengenai transformasi kendaraan,” ujarnya.

Selain meningkatkan kapasitas produksi kendaraan listrik di dalam negeri, keberadaan pabrik BYD di Subang juga ditargetkan memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja.

Liu menyebut BYD menargetkan penyerapan hingga 20 ribu pekerja Indonesia ketika pabrik tersebut telah mencapai kapasitas produksi maksimal.

“Target kami, ketika pabrik ini sudah mencapai kapasitas produksi maksimal, akan ada 20 ribu pekerja Indonesia yang bergabung dalam keluarga besar BYD,” paparnya.

Liu juga mengapresiasi etos kerja dan ketekunan tenaga kerja lokal dalam mempelajari serta menguasai teknologi kendaraan listrik. Menurutnya, keterlibatan tenaga kerja Indonesia dalam proses produksi turut menjadi bagian dari transfer teknologi dan pengetahuan di industri kendaraan listrik.

Sebagai informasi, pabrik BYD di Subang dibangun di atas lahan seluas 126 hektare dengan nilai investasi mencapai Rp11,7 triliun. Fasilitas ini dirancang sebagai pusat manufaktur kendaraan listrik yang terintegrasi.

Sementara itu, proses produksi mencakup sejumlah tahapan utama, mulai dari stamping atau pencetakan, welding atau pengelasan, painting atau pengecatan, hingga assembly atau perakitan. 
 

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 1 times, 1 visit(s) today