Aktor Revaldo Fifaldi saat ditemui inilah.com di Polres Metro Jakarta Barat. (Dokumentasi: Inilah.com/ Reyhaanah)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Aktor Revaldo Fifaldi menjalani tes kesehatan usai ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkotika. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan mengatakan Revaldo menjalani tes tersebut di Siedokes Polres Metro Jakarta Barat.
“Menjalani kesehatan di Siedokes Polres Metro Jakarta Barat,” kata AKP Wisnu saat dikonfirmasi, Rabu (26/82026).
Pantauan Inilah.com di Mapolres Jakarta Barat, Revaldo nampak keluar dan akan menjalani tes kesehatan mengenakan jaket dan kemeja hitam dengan topi berwarna biru. Tak banyak bicara, wajahnya juga ditutupi masker dan kacamata warna hitam.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi mengatakan pihaknya bakal menunggu hasil dari tes tersebut dan terus mengantisipasi efek samping dari penggunaan narkotika terhadap Revaldo.
“Efeknya kita masih mengantisipasi, artinya kita terus didampingi oleh tim kesehatan ya supaya efeknya itu tidak berdampak negatif pada yang bersangkutan,” kata Nasriadi kepada wartawan di lokasi.
Ia menambahkan, jika hasilnya sudah keluar dan dinyatakan dalam keadaan sehat maka Polisi akan menindaklanjuti proses tersebut.
“Kalau nanti sudah ada hasil dalam keadaan sehat, kita akan melakukan proses berikutnya yaitu upaya paksa penahanan terhadap yang bersangkutan,” ujarnya.
Sebelumnya, Revaldo resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkotika. Ia dijerat dengan pasal berlapis dalam kasus tersebut.
“Saat ini pelaku telah kita amankan dan telah kita tetapkan sebagai tersangka dengan pasal yang berlapis, yaitu dengan Pasal 112 ayat 1, kemudian 127 ayat 1 Undang-Undang Narkotika, dan Permenkes Nomor 14 Tahun 2005 tentang menyimpan obat yang mengandung psikotropika tanpa izin,” kata Nasriadi.
Ia mengatakan, obat yang mengandung psikotropika tersebut diperoleh Revaldo secara ilegal.
“Artinya dia mendapatkan itu secara tidak sah atau ilegal, yang obat tersebut mengandung psikotropika yang sangat berbahaya bagi tubuh kita,” ungkapnya.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.









