Rupiah Tembus Rp18.000/US$, Dasco Kumpulkan Menkeu hingga Gubernur BI di DPR

Rupiah Tembus Rp18.000/US$, Dasco Kumpulkan Menkeu hingga Gubernur BI di DPR

Clara Medium.jpeg

Sabtu, 6 Juni 2026 – 10:48 WIB

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad (tengah) bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, hingga Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Gedung DPR RI, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). (Inilah.com/ Clara Anna S)

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad (tengah) bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, hingga Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Gedung DPR RI, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). (Inilah.com/ Clara Anna S)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengumpulkan para petinggi ekonomi di Gedung DPR RI, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Mereka dikumpulkan di tengah gejolak ekonomi dan pelemahan rupiah yang telah menembus di level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Adapun, mereka yakni Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, hingga Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

“Otoritas moneter maupun kebijakan fiskal serta dari pemerintah untuk mengadakan evaluasi mengenai perkembangan ekonomi, sekaligus kemudian melakukan koordinasi bagaimana antara fiskal dan moneter bisa saling mendukung demi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik pada saat ini,” ujar Dasco saat konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026)

Dasco mengatakan, dari rapat evaluasi bersama pimpinan moneter dan fiskal tersebut menghasilkan kesepakatan yang bertujuan mendorong penguatan fundamental ekonomi.

“Dan alhamdulillah hasil koordinasi pada hari ini telah menghasilkan beberapa kesepakatan yang tentunya akan disampaikan oleh masing-masing pihak, baik dari otoritas moneter, fiskal maupun dari pihak pemerintah,” tuturnya.

Rupiah Ambruk

Sebagai informasi, nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan Jumat (5/6/2026) menguat 13 poin atau 0,07 persen, yakni Rp18.036 per dolar AS dari sebelumnya Rp18.049 per dolar AS.

Kemudian, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 245,01 poin ke level 5.594 pada penutupan perdagangan Jumat (5/6/2026) sore.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal keluar dari tekanan hebat pada penghujung pekan. Indeks bursa domestik ditutup merosot tajam di level 5.594 pada perdagangan Jumat (5/6/2026) sore. Nilai tersebut menunjukkan pelemahan masif sebesar 245,01 poin atau minus 4,20 persen dibandingkan dengan penutupan pada perdagangan sebelumnya.

Mengutip data statistik dari RTI Infokom, tingginya tekanan jual di pasar modal tecatat dari nilai transaksi investor yang menembus angka Rp31,73 triliun. Adapun volume perdagangan sepanjang hari ini mencapai 38,04 miliar lembar saham yang berpindah tangan.

Kejatuhan indeks kali ini juga tercermin dari potret riil pergerakan saham individu. Pada penutupan perdagangan sore ini, hanya ada 108 saham yang berhasil menguat. Sementara itu, sebanyak 626 saham terpaksa terkoreksi di zona merah, dan 81 saham lainnya memilih stagnan alias tidak bergerak.
 

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 2 times, 2 visit(s) today