Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono bersama sejumlah staf kantor Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg).(Foto: Instagram @basukihadimuljono)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono menyambangi kantor Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg). Dalam kunjungan ini, Basuki menemui Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro dan Bambang Eko Suharyanto.
Dikutip dari akun media sosial Instagram @basukihadilmujono, ia mengatakan pertemuan dirinya berkunjung ke Kemensesneg, Jumat (3/10/2025).
Pertemuan dengan dua wakil menteri ini, pihaknya melaporkan terkait perkembangan IKN. Di mana, proses pembangunan pun menyesuaikan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025.
“Hari ini saya berkunjung ke @kemensetneg.ri dan bertemu dengan dua Wakil Menteri Sekretaris Negara, Bapak Juri Ardiantoro dan Bapak Bambang Eko Suharyanto,” tulis Basuki.
“Pada kesempatan ini saya melaporkan status dan progres pembangunan Ibu Kota Nusantara pasca terbitnya Perpres 79/2025,” ujarnya.
Selain melaporkan status dan progres pembangunan IKN, Basuki turut melaporkan rencana program. Sebab, nomenklatur IKN telah berubah menjadi Ibu Kota Politik sesuai dengan amanat Perpres tersebut.
“Sekaligus menyampaikan rencana program 2026–2028 yang difokuskan pada penyelesaian kawasan legislatif dan yudikatif sesuai arahan Bapak Presiden @prabowo,” tulisnya.
Dengan koordinasi erat bersama Kementerian Sekretariat Negara, kami optimis Nusantara dapat dipersiapkan sebagai Ibu Kota Politik Indonesia yang modern, inklusif, dan siap menjalankan sistem pemerintahan yang lengkap pada 2028.
Melalui koordinasi tersebut, Basuki pun menyatakan IKN bisa menjadi Ibu Kota Politik pada tahun 2028. Ia juga memastikan IKN mampu menampung setiap lembaga negara.
“Dengan koordinasi erat bersama Kementerian Sekretariat Negara, kami optimis Nusantara dapat dipersiapkan sebagai Ibu Kota Politik Indonesia yang modern, inklusif, dan siap menjalankan sistem pemerintahan yang lengkap pada 2028,” tuturnya.










