Serapan Anggaran MBG Meningkat, Luhut Optimistis Ekonomi Tumbuh

Serapan Anggaran MBG Meningkat, Luhut Optimistis Ekonomi Tumbuh

Nebby Medium.jpeg

Jumat, 3 Oktober 2025 – 20:31 WIB

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan (kiri) dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dalam konferensi pers, di Jakarta, Jumat (3/10/2025). (Foto: Antara/Bayu Saputra).

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan (kiri) dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dalam konferensi pers, di Jakarta, Jumat (3/10/2025). (Foto: Antara/Bayu Saputra).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, memastikan bahwa serapan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan perbaikan signifikan.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (3/10), Luhut menyatakan bahwa perbaikan ini mengurangi kekhawatiran terkait kemungkinan pengalihan anggaran program oleh Kementerian Keuangan.

“Kami pastikan juga bahwa penyerapan anggarannya sekarang kelihatan sangat membaik, sehingga Menteri Keuangan (Purbaya Yudhi Sadewa) tidak perlu nanti ngambil-ngambil anggaran yang tidak terserap,” kata Luhut.

Ia menambahkan, peningkatan serapan anggaran ini diperkirakan akan berdampak positif terhadap perekonomian, terutama di tingkat akar rumput. Program MBG dinilai mampu menggerakkan roda ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja baru. Saat ini, program tersebut telah menyerap sekitar 380 ribu tenaga kerja.

Luhut juga mengingatkan Badan Gizi Nasional (BGN) agar menjaga kelancaran pasokan bahan pangan untuk mendukung keberlanjutan program MBG. Menurutnya, keterlambatan distribusi bahan seperti telur, ayam, pisang, ikan, dan sayuran dapat menyebabkan kelangkaan di sejumlah wilayah.

“Itu kami ingatkan tadi sama Pak Dadan (Kepala BGN), karena itu cost of fund juga. Jadi jangan sampai dana yang dialokasikan tidak bisa serap. Tadi kami lihat dana semua akan terserap dengan baik, dan itu akan terjadi penyebaran, dan itu saya kira akan menggerakkan ekonomi di bawah. Karena pada dasarnya, seperti yang Menteri Keuangan sampaikan, kalau uang itu berputar di bawah, itu kan menggerakkan ekonomi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BGN Dadan Hindayana melaporkan bahwa hingga 3 Oktober 2025, total serapan anggaran MBG telah mencapai Rp21,64 triliun atau 34 persen dari total alokasi. Khusus untuk bantuan makanan bergizi, anggaran yang terserap tercatat sebesar Rp18,63 triliun atau sekitar 37 persen.

“Hari ini sudah Rp21,64 triliun jadi sudah mencapai 34 persen untuk secara keseluruhan. Tetapi untuk bantuan pemerintah, makan bergizinya Rp18,63 triliun, itu sudah mencapai 37 persen. Jadi sudah 37 persen penerima manfaat makan bergizi,” ujar Dadan.

Topik
Komentar

Visited 3 times, 1 visit(s) today