Serius Rambah Bisnis Properti, Aston Martin Kembali Bangun Apartemen Ultra-Mewah Baru di Florida

Serius Rambah Bisnis Properti, Aston Martin Kembali Bangun Apartemen Ultra-Mewah Baru di Florida

Pabrikan mobil mewah Inggris, Aston Martin, semakin serius merambah bisnis properti ultra-mewah. Menyusul kesuksesan fenomenal dari proyek perdana mereka, Aston Martin Residences Miami, perusahaan kini mulai menggarap menara mewah 18 lantai baru di pesisir Atlantik Florida, Amerika Serikat (AS).

Proyek ambisius ini merupakan kolaborasi krusial antara Aston Martin dengan Valor Real Estate Development, yang menjadi penanda bahwa produsen mobil sport ini sedang melakukan diversifikasi bisnis besar-besaran di luar ranah otomotif.

Kebutuhan Pasar Hunian Eksklusif

Keputusan Aston Martin memperluas bisnis real estat bukan tanpa alasan. Angka penjualan unit Aston Martin Residences Miami yang mencapai 99 persen bahkan sebelum dibuka tahun lalu menjadi indikator pasar yang sangat kuat. Hal ini mendorong perusahaan untuk segera membangun Aston Martin Residences Daytona Beach Shores di 3411 South Atlantic Avenue.

Director of Brand Diversification Aston Martin, Stefano Saporetti, menegaskan bahwa real estat adalah bagian integral dari strategi mereka untuk memperluas merek dan menjawab permintaan klien berkelas.

“Kemitraan multi-proyek baru yang krusial dengan Valor Real Estate Development di Daytona dirancang untuk memenuhi permintaan klien akan peluang hunian eksklusif dan ultra-mewah,” kata Saporetti, sebagaimana dikutip dari Carscoops, Minggu (26/10/2025).

Menara seluas sekitar 30.000 meter persegi ini akan menaungi 86 unit apartemen mewah, dilengkapi dua lantai untuk parkir eksklusif, dan dua lantai penthouse super premium. Proyek ini ditargetkan selesai pada tahun 2029.

post-cover

Integrasi Desain Otomotif ke Arsitektur

Bukan hanya sekadar menjual lokasi, Aston Martin menjanjikan integrasi filosofi desain otomotif mereka ke dalam arsitektur hunian. Klien dijanjikan akan menikmati ‘fasilitas hunian kelas dunia’ di kompleks apartemen ini.

Chief Creative Officer Aston Martin, Marek Reichman, menyampaikan bahwa proyek Daytona Beach Shores ini memungkinkan perusahaannya membawa pendekatan desain holistik ke tingkat yang lebih tinggi.

“Di sini ada ruang untuk integrasi elemen desain yang belum pernah terjadi sebelumnya, ruang yang sangat dapat disesuaikan, fasilitas mutakhir, dan simbiosis yang kuat dengan bahasa desain Aston Martin yang terkenal di dunia,” tambahnya.

Fokus pada kesinambungan desain ini menjadi strategi cerdas Aston Martin untuk memanfaatkan nilai merek mereka yang identik dengan kemewahan dan performa, menjadikannya diferensiasi utama di pasar properti eksklusif.

post-cover

Penurunan Penjualan Mobil Jadi Pendorong?

Langkah ekspansi agresif ke real estat ini terjadi di saat bisnis utama Aston Martin, yaitu otomotif, justru sedang menghadapi tantangan berat.

Perusahaan terpaksa memangkas proyeksi pertumbuhan tahun 2025 sebanyak dua kali karena penjualan mobilnya diperkirakan akan turun di kisaran menengah hingga tinggi.

Data kuartal ketiga tahun 2025 menunjukkan angka pengiriman kendaraan Aston Martin anjlok 13 persen, hanya mencapai 1.641 unit. Penurunan ini dipicu oleh kebijakan tarif dan melemahnya permintaan di pasar-pasar kunci seperti Amerika Utara dan Asia.

Oleh karena itu, bisnis real estat ultra-mewah ini dilihat sebagai katup penyelamat dan strategi diversifikasi yang cerdas untuk menyeimbangkan performa finansial perusahaan di tengah gejolak pasar otomotif global.

Visited 5 times, 1 visit(s) today