Liga Champions
Pelatih Luciano Spalletti dari Juventus FC bereaksi selama pertandingan Serie A antara US Cremonese dan Juventus FC di Stadio Giovanni Zini pada 1 November 2025 di Cremona, Italia. (Foto oleh Marco M. Mantovani/Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Luciano Spalletti menegaskan kemenangan Juventus atas Bodo/Glimt di Stadion Aspmyra, Rabu (26/11), menjadi salah satu momen paling penting bagi Bianconeri di Liga Champions musim ini.
Hasil 3-2 yang diraih lewat drama gol menit akhir mengantar Juve naik ke posisi ke-21 klasemen sementara fase liga dengan enam poin—sekaligus menjadi kemenangan pertama mereka di kompetisi Eropa musim ini.
Spalletti menyoroti keberanian timnya dalam memainkan duel terbuka melawan lawan yang terkenal sulit dikalahkan di kandangnya, terutama di lapangan sintetis dan cuaca dingin khas Norwegia.
“Ini kemenangan yang penting, sama pentingnya dengan keberanian kami memainkan pertandingan ini secara terbuka di seluruh lapangan, dengan perpindahan serangan dan perubahan tempo yang cepat,” ujar Spalletti dikutip dari laman resmi klub.
“Di lapangan seperti ini semua tim menderita. Seolah-olah mereka berlari lebih kencang dan bernapas lebih mudah. Tim pantas mendapatkan kemenangan ini, mereka melakukan apa yang seharusnya dilakukan,” lanjutnya.
Jalannya pertandingan memang tidak mudah bagi Juventus. Bodo/Glimt unggul terlebih dahulu lewat gol Ole Didrik Blomberg pada menit ke-27. Juve baru bisa membalas setelah turun minum melalui Lois Openda di menit ke-48. Kebangkitan Juventus berlanjut di menit ke-59 sebelum penalti Sondre Brunstad Fet di menit ke-87 membuat skor kembali imbang 2-2.
Namun respons cepat Juventus kembali terlihat lewat Jonathan David yang memastikan kemenangan pada menit ke-91, memanfaatkan pergerakan impresif Kenan Yildiz yang masuk sebagai pembeda.
Openda, pencetak gol penyama kedudukan, turut mengakui pentingnya kemenangan ini bagi moral tim.
“Saya senang dengan gol pertama saya, tetapi yang terpenting adalah kemenangan. Kami meraih hasil ini bersama-sama. Saya selalu mendapat dukungan dari semua orang dan saya tahu apa yang harus saya lakukan untuk membantu tim,” ujar striker Belgia itu.
Kemenangan ini menjadi dorongan besar bagi Juventus yang akhir pekan nanti akan menjamu Cagliari di Serie A pada Minggu (30/11). Di Liga Champions, Bianconeri selanjutnya akan menghadapi Pafos dari Siprus pada 11 Desember, laga yang dapat menentukan peluang mereka untuk merangkak lebih tinggi di fase liga.













