Tas PM Jepang Mendadak Jadi Tren, Hamano Kebanjiran Order

Tas PM Jepang Mendadak Jadi Tren, Hamano Kebanjiran Order

Ikhsan Medium.jpeg

Jumat, 31 Oktober 2025 – 00:01 WIB

Tas yang dipakai PM Jepang Sanae Takaichi jadi tren. (Foto: Bloomberg)

Tas yang dipakai PM Jepang Sanae Takaichi jadi tren. (Foto: Bloomberg)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Dunia politik kembali menunjukkan daya magisnya dalam memengaruhi tren fesyen. Bukan lagi sekadar kebijakan, kini giliran aksesori yang menjadi sorotan dan memicu demam di tengah masyarakat. Perdana Menteri (PM) perempuan pertama Jepang, Sanae Takaichi, mendadak menjadi ikon gaya tak terduga, hanya karena sebuah tas yang kerap ia tenteng.

Tas yang dimaksud adalah ‘Grace Delight Tote’ besutan Hamano Inc., produsen barang kulit lokal yang usianya sudah mencapai 145 tahun. Kehadiran tas seharga sekitar 136 ribu yen, atau setara dengan Rp14 juta, ini mendadak viral di jagat maya setelah warganet sigap mengenali dan membagikan foto Takaichi bersamanya saat memasuki kediaman resmi perdana menteri.

Fenomena ini sontak mengangkat nama Hamano, yang bermarkas di prefektur Nagano, Jepang tengah, dari sekadar favorit keluarga kekaisaran menjadi brand yang dicari publik nasional, bahkan internasional. Laman resmi perusahaan mencatat, tas elegan namun praktis dengan bobot hanya 700 gram meski sepenuhnya terbuat dari kulit tersebut kini menjadi incaran banyak orang.

Tak pelak, dampak dari viral marketing gratis ala politisi ini benar-benar masif. Hamano Inc. kini kebanjiran pesanan dengan jumlah yang luar biasa. Tingginya permintaan telah menyebabkan backlog produksi signifikan. Pihak Hamano bahkan harus mengumumkan bahwa estimasi pengiriman untuk tas baru baru akan dilakukan hingga akhir April mendatang.

Mereka pun menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan masif ini, termasuk lambatnya respons terhadap berbagai pertanyaan dari calon pelanggan.

post-cover

Politisasi atau tren melalui fesyen dari politisi perempuan memang bukan hal baru. Namun, jika biasanya politisi kelas atas cenderung memilih merek-merek mewah global, pilihan Takaichi terhadap produk lokal yang sudah mapan namun tak terlalu bising ini memberikan dampak mendalam. Ini mirip dengan apa yang dilakukan politisi AS Alexandria Ocasio-Cortez yang mendongkrak merek kecil Telfar pada tahun 2020. Pilihan tak biasa ini sering kali menghasilkan efek multiplier yang besar bagi merek kecil atau menengah.

Sanae Takaichi, yang kini berusia 64 tahun, dikenal sebagai pengagum berat mantan PM Inggris Margaret Thatcher, sosok yang juga terkenal dengan tas tangan berstruktur rapi dari label Inggris, Launer. Namun di balik citra politisi yang rapi, Takaichi memiliki sisi unik dan menarik, yakni kegemarannya pada musik heavy metal, mobil, dan sepeda motor.

Pilihan tas Hamano ini, menurut Kaori Nakano, pakar budaya dan kemewahan sekaligus dosen tamu di Universitas Aoyama Gakuin, sangat menarik bagi banyak perempuan profesional. Desainnya yang menyeimbangkan keanggunan dan kepraktisan rupanya resonan kuat di kalangan tersebut.

Terbukti, survei menunjukkan popularitas Takaichi yang cukup tinggi di kalangan generasi muda, meskipun belum jelas betul segmen usia mana yang paling banyak terpengaruh untuk meniru gaya aksesori sang Perdana Menteri.

Terlepas dari motivasi fesyennya, pilihan Takaichi telah membuktikan bahwa power seorang politisi mampu menjadi mesin promosi super efisien, mendongkrak ekonomi lokal, dan menciptakan tren aksesori kekuatan (power accessory) baru di Negeri Sakura.

post-cover
Topik
Komentar

Visited 2 times, 1 visit(s) today